Marrin News

DPRD Coret Anggaran Program Kotaku Wali Kota Surati Dirjen

Wali Kota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M,Si. dan Wakil Wali Kota Usman Tamnge

Tual, Marrinnews.com.- Terkait di coretnya Anggaran Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sebesar  6 Miliar oleh DPRD Kota Tual dalam pembahasan anggaran perubahan tahun 2019 Wali Kota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M,Si menyurati Dirjen Penyedia Perumahan Kementrian PUPR RI.
“jujur beta kaget sekali, ya kalau mau bilang saya sedih sangat sedih karena kita sudah buat beberapa peraturan Walikota dan kita sudah canangkan tentang Kota Tanpa Kumuh dan program kita harusnya berakhir di 2019,” Sesal Wali Kota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M,Si saat ditemui diruang kerjanya Senin 9 September 2019.

Dijelaskanya saat pembahasan dirinya tidak di konfirmasi terkait dicoretnya Anggaran tersebut sebelum penyampaian kata akhir fraksi pada Minggu malam 8 September 2019, dirinya baru mengetahui paginya setelah diberitahukan Wakil Walikota Usman Tamnge bersama Kadis Perkim.

“Kalo dikonfirmasi saya bisa hubungi Pimpinan DPRD guna meminta tolong agar tidak semuanya dicopot, mungkin separuh saja di copot, terlambat kita,” Sesalnya.

Lebih lanjut kata dia mungkin saja saat pembahasan anggaran perubahan waktu efektif tinggal berapa bulan ke depan sehingga anggapan Bapak dewan terhormat Pemkot tidak mampu menyerap APBD karena sampai bulan September pembahasan perubahan masih ada dana sejumlah 6 miliar di Perkim.

“Tapi kita husnudzon saja mungkin karena alasan tersebut, saya konfirmasi tadi kenapa itu juga bisa dana mandek dan dianggap penyerapan terlambat, alasan karena DPA dari keuangan ke Perkim terlambat dan baru disampaikan Bulan Juli kemarin,” Ungkapnya.

Seharusnya anggran yang telah tertuang dalam batang tubuh APBD Induk sudah harus perencanaannya jalan, diakuinya memang benar Pemkot ada devisit sekitar 30 M tapi tidak harus dana perumahan di coret semuanya.

“ untuk mengatasi utang daerah divisit tadi kalo bisa sebagian saja dicopot nanti kita cubit dari pos lain lagi berapa berapa supaya menutupi itu  jangan 6 miliar seluruhnya di coret DPRD,” Sesalnya.

Guna menyiasati dicoretnya Anggaran Kota Tanpa Kumuh dirinya memerintahakan Kadis Perkim guna membuat surat permohonan ke Dirjen Penyedia Perumahan Kementrian PUPR RI untuk merevisi surat mentri tentang bantuan rumah untuk  Kota Tual.

“ dengan harapan Bantuan Rumah Khusus sebanyak 120 untuk Pemkot bisa naik jadi 200 ka atau 300 ka karena yang kita anggarkan di APBD sudah dicoret DPRD seluruhnya,” Harapnya.


Menurutnya didepan mata sepanjang jalan masih banyak rumah yang butuh sentuhan Pemerintah, dirinya bersama Wakil Walikota juga sudah berjanji kepada masyarakat untuk membantu merenovasi untuk itu dirinya berharap surat dari Pemerintah Kota Tual bisa direspon Pemerintah Pusat lewat Kementrian PUPR.


“Saya dan Pak wakil saat masih mencalonkan diri kita Blusukan dan sudah janjikan kemasyarakat, sekarang sudah dianggarakan tapi dicopot, yang bilang bohong siapa pasti kita yang kena sasaran masyarakat,” Tutupnya. (MN_86)


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar