Marrin News

Adam-Usman Sulap Pantai Kiom jadi Objek Wisata

 

Potret terkini Pantai Kiom, Kota Tual. Foto: TM 


Penulis | Editor: Gery Ngamel

TUAL, MARRINnews.com - Wali Kota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Wali Kota Usman Tamnge  akhirnya berhasil menyulap pesisir Pantai Kiom menjadi asset objek wisata di Bumi Maren Tual. Pesisir Pantai Kiom ini dulunya tampak kumuh, namun kini tampak indah dan ramai dikunjungi warga.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa pembangunan pantai Kiom yang habiskan anggaran sebanyak milyaran rupiah terlihat aktivitas pembangunan sementara berlangsung, dan masyarakat mulai menikmati pantai itu sebagai wisata.

Pantai Kiom ini sebelumnya terlihat kumuh dan sangat merusak wajah Kota Tual. Namun komitmen Wali Kota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Walikota Tual Usman Tamnge untuk merubah wajah pantai Kiom dengan perlahan mulai terjawab.

Pembangunan Pantai Kiom ini didukung oleh Kementerian PUPR yang dibangun dengan konsep waterfront city.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menjadikan kawasan sebagai destinasi wisata baru.

Penataan Pantai Kiom mulai dikerjakan secara bertahap pada 2021-2022 dengan anggaran APBN sebesar Rp 15,4 miliar.

Saat ini tengah dilakukan pekerjaan jogging track dan fasilitas pendukung lain dengan progres konstruksi mencapai 20 persen.

Sehingga diharapkan wisata waterfront city di pesisir Pantai Kiom bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kota Tual.

Selanjutnya dilakukan penataan kawasan kumuh Apolo yang mencakup lahan seluas 8,08 hektar dengan anggaran APBN sebesar Rp 31,1 miliar.

Pekerjaannya berupa rumah swadaya sebanyak 300 unit, pembangunan drainase lingkungan sepanjang 1.240 meter, dan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 1.065 meter.

Tak ketinggalan dibangun Instalasi Pengolahan Air atau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk melayani 300 Sambungan Rumah (SR).

Selain itu, juga dibangun Instalasi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) untuk 300 SR.

Untuk diketahui, kawasan Apolo terdiri dari 442 KK atau 1.912 jiwa dengan jumlah bangunan 373 unit.

Saat ini progres program penataan kawasan kumuh Apolo secara keseluruhan telah mencapai 85,3 persen.

Baca Juga

Berita Populer

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar