Marrin News

Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada Seminarkan Hasil Kajian Pengembangan Wisata Kota Tual

Suasana Seminar Akhir Ripparda Kota Tual di Aula Balai Kota Tual, Rabu (23/06/2021). Foto: Nick Renleuw
Suasana Seminar Akhir Ripparda Kota Tual di Aula Balai Kota Tual, Rabu (23/06/2021). Foto: Nick Renleuw

Pewarta: Nick Renleuw

Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge, Wali Kota Adam Rahayaan menekankan pentingnya kolaborasi semua stakeholder dalam pengembangan pariwisata di Kota Tual.

Tual, Marrinnews.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tual bekerja sama dengan Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada (Puspar UGM) menggelar Seminar Akhir Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Ripparda) Kota Tual di Aula Balai Kota Tual, Rabu (23/06/2021).

“Acara seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan setelah survei oleh tim penyusun yang sudah dilaksanakan juga forum grup diskusi secara internal oleh tim bersama dengan Dinas Pariwisata dan stakeholder Pariwisata di Kota Tual,” ungkap Kepala Dispar Tual, Enggelina Heatubun dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan. Pertama, Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 pasal 8 ayat 1 yaitu pelaksanaan pembangunan kepariwisataan berdasarkan pada rencana induk pembangunan nasional, provinsi dan daerah. Tahapan penyusunan Ripparda tersebut yaitu terdiri dari survei dan seminar.

Kedua, kesepakatan kerja sama atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tual dan UGM Jogjakarta. Ketiga, dasarnya adalah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pariwisata Kota Tual.

“Pelaksanaan seminar ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang hasil pengkajian tim penyusun Puspar UGM yang dilakukan terhadap potensi wisata Kota Tual serta pemaparan rencana atau strategi pengembangan juga rancangan peraturan daerah tentang penetapan Ripparda Kota Tual yang nanti akan disajikan oleh para narasumber dari Puspar UGM,” jelas Heatubun.

Ibu Kadis menambahkan, pembiayaan kegiatan seminar ini adalah bagian dari penyusunan Ripparda yang berasal dari DPA Dispar Tual tahun 2021. Usai menyampaikan sambutannya, Heatubun mengundang Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge untuk menyampaikan sambutan Wali Kota Adam Rahayaan sekaligus membuka kegiatan seminar.

Dibuka Wakil Wali Kota

Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge, Wali Kota Adam Rahayaan menekankan pentingnya kolaborasi semua stakeholder dalam pengembangan pariwisata di Kota Tual.

“Saya mengajak semua peserta untuk berpartisipasi aktif dan memberikan sumbang saran serta masukan yang nantinya sangat berarti terhadap pengembangan pariwisata di daerah kita melalui penyusunan Ripparda,” ungkap Wali Kota.

Wakil Wali Kota Usman Tamnge atas nama Wali Kota dan Pemkot Tual juga menyampaikan terima kasih kepada tim penyusun Ripparda dari Puspar UGM. Menurutnya, ini adalah kali kedua tim Puspar UGM hadir langsung di Kota Tual dalam rangka penyelesaian Ripparda.

“Semoga dokumen ini segera kita tuntaskan bersama, dan ke depan akan dilanjutkan lagi dengan bentuk kerja sama lainnya, seperti pengembangan SDM pariwisata untuk pengelolaan destinasi wisata yang berbasis masyarakat atau desa wisata,” pungkasnya.

Sesuai pantauan, sebanyak empat narasumber dari Puspar UGM memaparkan materi dalam seminar akhir baik secara daring maupun luring. Ada pula sesi tanya jawab dan diskusi. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara.

Peserta berjumlah sekitar 45 orang dan berasal dari OPD terkait lingkup Pemkot Tual, akademisi, praktisi pariwisata, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar