Marrin News

Panitia Mantapkan Berbagai Persiapan Jelang Pentahbisan Gereja Katolik Tual

Ketua Panitia Pentahbisan Gedung Gereja St. Fransiskus Xaverius Tual, Justus Huik, Minggu (13/06/2021). Foto: Nick Renleuw

Secara umum acara pentahbisan gedung gereja baru itu akan berlangsung dalam empat bagian.

Pewarta: Nick Renleuw

Tual, Marrinnews.com – Panitia mantapkan berbagai persiapan jelang acara Pentahbisan Gedung Baru Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Tual yang akan berlangsung pada hari Rabu tanggal 16 Juni 2021. Berbagai aspek yang terus digodok misalnya terkait pengamanan, rundown acara, protokol kesehatan, kebersihan hingga konsumsi.

Usai Perayaan Misa Hari Minggu (13/06/2021), panitia pentahbisan lewat Dewan Pastoral Stasi Tual bahkan sudah menyosialisasikan dan mengumumkan secara rinci sejumlah tata tertib yang harus dipatuhi oleh umat maupun tamu undangan yang akan hadir pada kegiatan dimaksud.

Tata tertib yang disampaikan antara lain kewajiban mematuhi protokol kesehatan, larangan membawa tas ransel, larangan penggunaan kaca mata hitam, penentuan dress code, hingga kepatuhan menjaga kebersihan.

Ketua Panitia Pentahbisan Gedung Gereja St. Fransiskus Xaverius Tual, Justus Huik, menjelaskan bahwa secara umum acara pentahbisan gedung gereja baru itu akan berlangsung dalam empat bagian.

“Yang pertama adalah prosesi adat, kemudian acara seremonial, perayaan misa pentahbisan, dilanjutkan dengan acara ramah tamah,” ungkap Huik, Minggu (13/06/2021).

Huik menegaskan bahwa selama ini panitia sudah melakukan kerja semaksimal mungkin. Ia menjelaskan, panitia pentahbisan gedung gereja baru dibentuk lewat SK Pastor Paroki tertanggal 16 Januari 2021 dan mulai bekerja secara efektif sejak bulan Februari 2021.

“Panitia di sini dalam rangka persiapan pentahbisan panitia dibentuk dalam 12 seksi dan semuanya bekerja dengan maksimal,” tuturnya.

Pengamanan Berlapis

Secara khusus, panitia juga memperhatikan secara serius terkait aspek pengamanan berlangsungnya acara. Huik mengaku, panitia sudah berkoordinasi dan menyerahkan proses pengamanan sepenuhnya kepada pihak Polres Tual.

“Yang jelas terkait dengan proses pengamanan itu, kami panitia sudah melakukan audiens dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Tual di mana kami ketemu langsung dengan Kabag Ops Pa Tololiu dan menjelaskan berbagai hal terkait pengamanan. Proses pengamanan sepenuhnya kami serahkan kepada kepolisian,” bebernya.

Meski demikian, lanjut Huik, panitia juga tetap menyiapkan tim internal demi mengamankan jalannya acara pentahbisan gereja sehingga akan ada pengamanan berlapis selama jalannya acara.

Terkait pengamanan, panitia juga akan memverifikasi setiap hadirin. Mereka yang telah terverifikasi akan diberikan ID Card oleh panitia, termasuk umat Katolik yang akan mengikuti misa.

“Teman-teman wartawan yang hendak meliput pun kami harapkan untuk membawa ID Card resmi dari media tempatnya bernaung,” pungkas Huik.


Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar