Marrin News

Gelar Buka Puasa Bersama, Direktur LBH-ARI Jelaskan Perubahan Nama "ARI"

Gelar Buka Puasa Bersama, Direktur LBH-ARI Jelaskan Perubahan Nama "ARI"
Buka Puasa Bersama Lembaga Bantuan Hukum Amanat Reformasi Indonesia (LBH-ARI), Kamis (5/5/2021).

Oleh : Iwan Kalengkongan

Tual, Marrinnews.com.- Lembaga Bantuan Hukum - Amanat Reformasi Indonesia (LBH-ARI) menggelar buka puasa bersama Tokoh Masyarakat dan Kelompok Pemuda yang digelar di Kantor LBH-ARI, Rabu (5/5/2021).

Pantauan Marrin News selain Direktur LBH-ARI Lukman Matutu SH bersama 3 (Tiga) pengacara muda yakni Mefi Hanafi Rabrusun, SH.,MH, Wahyu Fakoubun, SH, MH dan Gasandi Renfan SH., MH juga turut hadir pengacara senior A.H. Zein Rumles SH.

Sebelum buka puasa bersama, pertemuan para tokoh masyarakat, pemuda dan pengacara tersebut melebur menjadi satu dalam diskusi ringan seputar keberadaan LBH ARI dan persoalan sosial kemasyarakatan.

"Buka puasa bersama hari ini merupakan agenda rutin LBH-ARI, dimana saat ini hadir Tokoh Masyarakat, kelompok pemuda, serta organisasi lainnya," Ujar Direktur LBH- ARI Lukman Matutu SH kepada Marrin News usai buka puasa bersama di Kantor LBH ARI.

Direktur LBH-ARI Kota Tual Lukman Matutu SH.
Direktur LBH-ARI Kota Tual Lukman Matutu SH.


Dijelaskannya, program buka puasa bersama selain sebagai ajang silahturahmi momentum tersebut juga digunakannya untuk berdiskusi.

"Pertama ada keinginan dari beberapa pemuda yang ingin magang pada LBH ARI, dan Kedua terkait perubahan nama dari Abdi Rakyat Indonesia menjadi Amanat Reformasi Indonesia," Jelasnya.

Lebih lanjut kata Matutu perubahan nama ARI untuk memenuhi syarat Perundang-undangan guna mendapatkan izin AHU dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Untuk keinginan pemuda yang ingin magang dari diskusi bersama ketertarikan mereka ingin bergabung, karena secara struktur LBH ARI adalah lembaga bantuan hukum nasional dimana keberadaannya bukan hanya di Tual tapi juga ada dibeberapa Provinsi di Indonesia," Ungkapnya.

Diakhir wawancara Matutu  mengajak seluruh umat muslim agar 10 hari menjelang hari raya idul fitri agar tetap istiqomah dengan terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadhan.


Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar