Marrin News

Valeria Selitubun "Korban Bom" Dapat Dispensasi Ujian Akhir Skripsi

Valeria Selitubun. Dok: Marrinnews.com.

Penulis: Ghege Ngamel | Editor: Ghege

Langgur, Marrinews.com - Valeria Selitubun mendapat dispensasi ujian akhir Skripsi. Ia dimungkinkan untuk langsung  berproses pada jenjang profesi Keperawatan (Ners).

Dispensasi tersebut diberikan pihak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Stella Maris Makassar, menyusul kondisi Valeria yang hingga kini belum pulih total pasca terkena ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi. 

Kabar baik ini tentunya menjadi berkah tersendiri bagi Valeria. Oleh karena diketahui, hingga kini ia masih menjalani masa perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. 

Sendy, sapaan akrab Valeria mengutarakan bahwa sesuai khabar yang diterima dari salah satu Dosen, pihak kampus STIK telah berdiskusi dan memutuskan memberi kelonggaran bagi dia dan Karina Dimayu. 

Untuk Karina, ia diberikan keringanan tidak mengikuti ujian akhir semester. Sedangkan Valeria tidak diikutsertakan dalam ujian akhir Skripsi. 

"Beberapa waktu lalu ada Dosen dan mahasiswa STIK yang menjenguk saya. Dosen itu lalu memberitahukan soal dispensasi ujian saya," ungkap Sendy saat diwawancarai Marrinnews.com, Minggu (18/4). 

Menurut Sendy, ia seharusnya ikut dalam ujian  minggu ini sebagaimana jadwal yang telah dikeluarkan pihak STIK pada minggu kemarin. 

"Jadwal ujian sudah keluar dan saya dijadwalkan ikut ujian hari Rabu (21/4/2021). Namun karena saya sudah diberi dispensasi atau keringanan dari pihak kampus, sehingga kemungkinan saya akan langsung berlanjut ke tingkat profesi," ungkap dia. 

Sendy baru diperbolehkan kembali untuk melanjutkan tahapan akhir studi Keperawatan setelah kondisi kesehatannya sudah kembali normal atau benar-benar pulih. 

"Kata Dosen, saya musti urus danjaga kesehatan dulu. Kalau sudah sehat baru bisa kembali untuk melanjutkan proses study profesi," ujar Selitubun. 

Valeria Selitubun merupakan anak perempuan pertama dari pasangan Thadeus Selitubun dan Maria Setitit. Ayah dan Ibu Sendy hanyalah petani biasa dan  berkediaman di Ohoi Rumaat, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara. 

Valeria menamatkan jenjang studi menengah di SMA Sanata Karya Langgur. Gadis kelahiran 23 Mei 2000 itu kemudian melanjutkan studi Ilmu Keperawatan  Diploma III pada STIK Stella Maris Makassar.

Sendy resmi menyandang gelar Ahli Madya Keperawatan (A. Md. Kep) pada tahun ajaran 2017/2018, tepatnya tanggal 26 Januari 2018. Setelah itu, ia kembali mengambil Strata I (S1) Ilmu Keperawatan di perguruan tinggi yang sama dan kini telah memasuki tahap akhir studi (Semester VIII). 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar