Marrin News

Pastor Paroki Tual Apresiasi Perhatian Pemkot Tual dan Pemkab Malra Bagi Warga Kei Korban Bom Makassar

Pastor Paroki Tual Apresiasi Perhatian Pemkot Tual dan Pemkab Malra Bagi Warga Kei Korban Bom Makassar
Pastor Jack Renyaan, Pr., memimpin Perayaan Misa Kamis Putih di Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius Tual, Kamis (01/04/2021) malam. Foto: Oce Renleuw


Pewarta: Nick Renleuw

Tual, Marrinnews.com – Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Tual, RD. Jack Renyaan, Pr., mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tual dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) atas perhatiannya kepada ketiga putri Kei yang turut menjadi korban luka tragedi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03/2021) lalu.

“Beliau (Wali Kota) sudah berkoordinasi dengan Bupati Maluku Tenggara (Malra) supaya mereka akan segera ke Makassar. Ia (Wali Kota) bilang kunjungan kedua pemimpin ini bukan hanya atas nama pemerintah daerah tetapi juga sebagai sesama orang Kei,” ungkapnya usai memimpin Perayaan Misa Kamis Putih di Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius Tual, Kamis (01/04/2021) malam.

Menurut Pastor Jack, langkah-langkah yang diambil pemerintah kedua daerah menunjukkan adanya perhatian serius kepada warga masyarakatnya yang menjadi korban dalam peristiwa itu.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah (kedua) daerah atas perhatiannya yang luar biasa!” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkot Tual dan Pemkab Malra telah mengambil sejumlah langkah untuk menyikapi fakta ada warga daerahnya yang menjadi korban dalam tragedi di Makassar.

Ketiga putri Kei yang turut menjadi korban dalam tragedi tersebut adalah Edelina Silitubun warga Kelurahan Ketsoblak Kota Tual, Valeriana Silitubun warga Ohoi (Desa) Rumat Kabupaten Malra dan Karina Dimayu warga Maluku Utara dengan ibu asal Ohoi Sathean Kabupaten Malra. Meski saat ini sudah tidak tercatat sebagai warga Malra, Karina sempat tinggal di Ohoi Sathean ketika menempuh bangku pendidikan sekolah menengah.

Begitu mendapat kabar tersebut, Bupati Malra Muhammad Thaher Hanubun maupun Wali Kota Tual Adam Rahayaan langsung menjumpai kerabat korban di wilayahnya masing-masing untuk memberikan dukungan moril.

Hari ini (01/04/2021), Bupati Hanubun bahkan sudah menjenguk dan langsung menyerahkan santunan kepada ketiga korban yang sementara dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Sementara Wali Kota Adam Rahayaan rencananya juga akan bertolak langsung ke Makassar pada Selasa (06/04/2021) pekan ini.

Ikut Rapat Pemkot Tual

“Kita tadi (pagi) sudah rapat FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Kesbangpol, Forkopimda, Pemerintah Kota Tual, ormas-ormas, dan tokoh-tokoh untuk mengantisipasi,” jelas Pastor Jack.

Rapat tersebut, katanya, merupakan bagian dari upaya segenap pemerintah dan masyarakat Kota Tual untuk tetap menjaga dan menjalankan kerukunan beragama dengan baik tanpa ada ketakutan dan teror.

Pada kesempatan rapat itu, Pastor Jack mengaku telah menyampaikan pandangan dan masukan yang positif kepada forum. Tidak lupa, secara langsung ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Tual Adam Rahayaan bersama jajaran Pemkot Tual.

“Harapan Kita semoga ini segera diselesaikan ditangani oleh pemerintah TNI Polri juga kita dari sipil juga masyarakat juga membentengi diri terutama untuk melihat gejala-gejala orang-orang yang berperilaku aneh yang mencurigakan supaya segera dilaporkan terutama untuk ditangani oleh aparat yang berwenang,” pungkasnya.


Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar