Marrin News

Pemkot Tual Launching Pengoperasian 2 Bus Sekolah

Wali Kota Tual Adam Rahayaan meluncurkan secara resmi pengoperasian bus sekolah milik Pemkot Tual, Senin (01/03/2021). Foto: Humas Tual

Tual, Marrinnews.com.- Pemerintah Kota (Pemkot) Tual secara resmi meluncurkan 2 bus sekolah untuk melayani transportasi para siswa dan mahasiswa di Kota Tual. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 2 unit bus tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan RI.

Seremonial peluncuran dipimpin langsung oleh Wali Kota Tual Adam Rahayaan di halaman depan Balai Kota Tual, Senin (01/03/2021). Adapun tema yang diusung dalam peluncuran tersebut adalah Launching Bus Sekolah: Wujud Perhatian dan Kehadiran Pemerintah Kota Tual Mendorong dan Meningkatkan Pendidikan di Bumi Maren.

Wali Kota Tual Adam Rahayaan menyampaikan sambutannya saat peluncuran pengoperasian bus sekolah milik Pemkot Tual, Senin (01/03/2021). Foto: Humas Tual

Hadir dalam seremonial peluncuran antara lain Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge, Sekda Ahmad Yani Renuat, pimpinan dan anggota DPRD setempat, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lingkup Kota Tual.

Wali Kota Adam Rahayaan dalam sambutannya menegaskan bahwa sekalipun ada masyarakat yang punya kendaraan pribadi untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah atau kampus, tetapi pemerintah berkewajiban untuk menyediakan bus untuk kebutuhan mobilisasi mahasiswa dan siswa.

“Nanti soal penggunaannya itu maksimal atau tidak nanti kita ikuti perkembangannya. Karena pada musim-musim tertentu kita tidak bisa mengandalkan kendaraan roda 2. Pasti anak-anak terhambat untuk sekolah,” ungkapnya.

Sesudah diluncurkan, Wali Kota meminta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan untuk menginformasikan secara detail jadwal pengoperasian bus. Selanjutnya, ia menyarankan para orang tua untuk mempersiapkan anak-anaknya agar bisa stand by di depan rumah sesuai jadwal yang diinformasikan.



Bisa Untuk Hajatan Ektra Kurikuler

Selain untuk rutinitas antar jemput para siswa/mahasiswa menuju sekolah/kampus, Wali Kota menjelaskan bahwa bus sekolah milik Pemkot Tual ini bisa juga digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler yang mangharuskan mobilisasi para siswa/mahasiswa ke luar daerah. Wali Kota mencontohkan kegiatan seperti kepramukaan di sekolah atau pun misalnya kegiatan ospek kampus.

“Itu bisa kita pinjamkan dengan catatan tolong (pihak sekolah/kampus) bisa memberikan pengertian untuk kita punya adik-adik supaya sama-sama katong jaga akang. Jadi ini harta yang kita miliki bersama untuk mendukung dan membantu kelancaran proses belajar di sekolah masing-masing,” paparnya.

Wali Kota mengakui, 2 bus sekolah saja belum cukup untuk melayani seluruh rute di Kota Tual. Kedua bus ini sendiri akan difokuskan untuk rute-rute pelayanan di pusat kota. Meski demikian, ia berjanji akan mencari cara untuk memperluas pelayanan bus sekolah

“(Rutenya) memang kurang. Jadi Pak Sekda, nanti kita akan masuk dalam kebijakan berikut untuk melayani Tamedan, Labetawi, Dullah, Ngadi dan seterusnya ke sana. Baik yang mahasiswa, maupun pelajar. Kalau dari sana, satu mobil bisa digunakan dua-duanya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bus sekolah akan dioperasikan pada pagi dan siang dengan memperhitungkan pagi sebagai jam masuk sekolah dan siang untuk jam pulang. Ia mengingatkan juga kepada dinas terkait untuk mengatur lebih lanjut karena ada sekolah/kampus yang masuk siang dan pulang pada sore hari.

Gratis, Tidak Dipungut Biaya Sama Sekali

“Jadi kita sudah hitung biaya operasional untuk BBM, bahan bakar dan ini gratis! Saya pesankan pada Pak Plt. Kadis (Perhubungan) agar sopir yang nanti ditugaskan itu kan kita petugas sudah honor, nanti masukan ke anggaran kita dan tidak boleh ada yang bayar mobil ini,” tegasnya.

Dengan tegas Wali Kota mengingatkan agar warga masyarakat tidak membayar sopir apabila ada yang menggunakan bus sekolah tersebut untuk kepentingan umum. Ia menegaskan bahwa semua kendaraan milik pemkot, baik yang baru maupun yang sudah lama, harusnya melayani masyarakat secara gratis.

“Kecuali ada mobil yang memang sudah kesulitan soal BBM, tapi itu juga harus dibicarakan, jangan ambil kebijakan secara sepihak. Jadi adik-adik naik mobil ini gratis, bapak-bapak juga kalau mau pakai untuk pergi bawa mobilisasi adik-adik untuk kegiatan pelatihan ekstra apa juga dipakai saja,” pesannya.

Terkait digratiskannya penggunaan kendaraan pemkot untuk kepentingan umum, Rahayaan menjelaskan bahwa Pemkot Tual telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta lebih dalam setahun untuk pasokan bahan bakar minyak kendaraan-kendaraan dimaksud.

“Sekali lagi mari kita jaga supaya untuk pelayanan bagi bapak ibu, terutama untuk adik-adik. Ini ada full AC ka? Nah ini full AC lagi, jadi supaya abis ini kan dong su pake ron ini to? Nah pembukaannya ini nanti ron sambil dijalan nanti lambaikan tangan sekaligus sosialisasi bahwa pemda sudah sediakan adanya kendaraan satu khusus untuk adik-adik mahasiswa dan pelajar,” pungkasnya.


Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar