Marrin News

Masjid Al-Anshor Dunwahan Ditargetkan Rampung Satu Tahun

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun tampak berdoa sebelum meletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pelaksanaan pembangunan Masjid Al-Anshor di Ohoi Dunwahan. Prosesi tersebut telah berlangsung pada Senin (15/3/2021).

Penulis: Ghege Ngamel | Marrin News

Langgur, Marrinnews.com - Pembangunan Masjid Al-Anshor di Ohoi (Desa, red) Dunwahan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara ditargetkan selesai dalam jangka waktu satu tahun. 

Proses pembangunan masjid ini sendiri diawali dengan telah dilakukannya peletakan batu pertama oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun pada Senin (15/3/2021). 

"Pembangunan Masjid Al-Anshor segera dimulai dan sesuai target Pa Bupati satu tahun kedepan selesai sehingga bisa digunakan untuk kegiatan ibadah," kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Anshor Dunwahan, Jangut Rahakbauw kepada awak media, Senin (15/3). 

Jangut mengungkapkan, dana pembangunan Masjid Al-Anshor bersumber dari dana hibah Pemerintah Daerah Maluku Tenggara tahun 2021 sebesar Rp. 1,2 Milyar. Selain itu, terdapat pula bantuan dana dari Partai Gerindra pada tahun 2020 lalu senilai Rp. 70 Juta

Selanjutnya, dana swadaya masyarakat Ohoi Dunwahan sebesar Rp. 16,4 Juta. Dana tersebut dikumpulkan masyarakat sejak tahun 2019. 

“Untuk pekerjaan masjid ini akan dikerjakan sendiri oleh masyarakat Dunwahan," kata Rahakbauw. 

Terpisah, Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun membenarkan bahwa Pemda Malra mengalokasikan anggaran dana hibah tahun 2021 sebesar Rp. 1,2 Milyar untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Anshor Dunwahan. 

Lantas dengan besaran dana yang tersedia, Bupati menargetkan pembangunan dapat rampung hanya dalam kurun waktu satu tahun. 

Thaher mengklaim, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Masjid Al-Anshor Dunwahan diperkirakan menelan biaya senilai Rp. 1,5 Milyar. 

Ia menyebut, dengan besaran dana hibah dari Pemda senilai Rp 1,2 Milyar dan ditambah lagi dengan bantuan dana dari Parpol dan donatur lainnya serta swadaya masyarakat, tentunya sudah dapat mendukung percepatan pembangunan Masjid tersebut. 

Apalagi, tambah dia, bahan material alam telah tersedia. "Dengan biaya yang ada itu saya harap masyarakat di Ohoi ini dapat bersatu padu sehingga proses pekerjaan bisa cepat selesai dalam waktu satu tahun ini saja," ujar Hanubun dalam keterangan pers yang diterima Marrinnews.com, Selasa (16/3). 

Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku itu menegaskan, wujud perhatian Pemda Malra dengan dukungan lembaga Legislatif berupa sokongan dana milyaran rupiah untuk membangun sarana peribadatan merupakan suatu bukti bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat. 

"Sesuai pengalaman selama ini, banyak pembangunan rumah ibadah baik masjid maupun gereja namun hingga kini banyak juga yang belum diresmikan. Bahkan ada yang pengerjaannya capai 20 tahun tapi belum juga selesai," ungkap MTH. 

Ditengah kondisi itu, lantas Pemerintah daerah tak harus berdiam diri dan untuk membuktikan kehadiran negara ditengah masyarakat, maka salah satunya adalah dengan menghibahkan anggaran senilai Rp. 1,2 Milyar untuk pembangunan Masjid Al-Anshor Dunwahan. Termasuk pula bagi masjid dan gereja, baik Katolik maupun Protestan yang ada di daerah ini. 

"Ini uang negara yang diberikan kepada masyarakat, bukan uang pribadi saya. Saya hanya berusaha semaksimal mungkin bersama DPRD agar uang negara yang dititipkan di Pemda ini dapat mengalir bagi masyarakat," kata Thaher. 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar