Marrin News

Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Tahfidz Al-Quran, Wali Kota : Semakin Banyak Penghafal Al-quran Kota Tual Aman Karena Tak ada Lagi Generasi Narkoba dan Komunitas Miras



Oleh : Iwan Kalengkongan | Marrin News

"Kalau saja gedung (Rumah Tahfidz) nantinya dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat dengan ramai ramai memasukan anaknya ke sini, kedepan tidak lagi ada keributan di Kota Tual, karena tidak ada lagi generasi Narkoba, tidak ada lagi komunitas pencinta Miras," Wali Kota Tual Adam Rahayaan, S.Ag., M.Si..

Tual, Marrinnews.com.- Wali Kota Tual Adam Rahayaan, S.Ag., Msi menggelar peletakan batu pertama pembangunan rumah tahfidz Al-Quran (Rumah Hafal Al-Quran) Yayasan Zawiyah As-Sholihin yang bertempat di Kompleks Alfarizi Dusun Dumar Kota Tual, Selasa (16/03/2021).

Wali Kota dalam sambutan sebelum meletakan batu pertama mengatakan salah satu Visi Misi dirinya dan Wakil Walikota adalah menjadikan  Kota Tual sebagai Kota Religi, tercatat hingga hari ini sudah dua kali dirinya menghadiri dan meletakan batu pertama untuk pembangunan Rumah Tahfidz Al-Quran di Kota Tual.

"Kita semua tentunya punya keinginan, harapan agar generasi generasi yang akan lahir, yang merupakan aset daerah ini kedepanya menjadi generasi Al-quran 
Dan luar biasanya pemuda yang tergabung dalam Majelis Pengajian As-Solihin telah melakukannya," Puji Wali Kota.

Lebih Lanjut dikatakannya dengan pembangunan rumah Tahfidz Al-Quran kedepan akan melahirkan hafidz (laki laki hafal Al-Quran) dan hafiza (Perempuan) yang siap menjadi pemimpin untuk membangun Daerah ini kedepan.

"Tadi pak Kiai mengatakan mudah mudahan paling timur Indonesia akan terbit generasi penghafal Al-Quran, satu orang hafal saja itu sudah menginvestasi 9 generasinya masuk surga," Ujarnya.

Diceritakannya pada suatu waktu dirinya dalam rangka perjalanan dinas ke Jakarta menyempatkan diri untuk mampir melaksanakan sholat jumat di mesjid istiqlal dan pada saat itu yang bertindak sebagai khatib (Penceramah) KH Yusuf Mansur dimana memiliki gagasan membangun 1000 rumah tahfidz Al-Quran yang tersebar diseluruh Indonesia.

"KH Yusuf mansyur Dengan satu impian suatu waktu dari rumah tahfidz akan lahir pemimpin pemimpin baik itu yang jadi DPR, Bupati, Wali Kota, Gubernur bahkan Presiden adalah yang menghafal Al-Quran," Ujarnya.

Menurutnya untuk itu cita cita tersebut haruslah dilakukan dari sekarang, kalau hanya cita cita, ide, teori yang hanya diatas kertas saja tidak akan mungkin, tapi hari ini Majelis As-Sholihin telah membuktikan, padahal rumah tahfidznya belum dibangun tapi dengan metode yang sangat luar biasa dan singkat kini dari 30 santriwan dan santriwati telah lahir 2 anak penghafal Al-Quran. 

"Tadi telah kita lihat 2 putri kita telah menghafal Al-Quran walau hanya baru 6 sampai 7 juz, apabilah dirumah, kita selalu menghiasi rumah kita dengan membaca ayat suci Al-quran itu akan membuat hati kita senduh karena tidak ada bacaan lain yang bisa membuat hati kita tenang, tentram bahagia selain membaca Al-quran," Ucapnya sambil mengutip potongan surat didalam Al-Quran.

Karena itu Rahayaan yang juga merintis karirnya sebagai Aktifis di Tempat Pengajian itu menyakini dengan pembangunan Rumah Tahfidz akan membuat anak dekat, akrab dan bersahabat dengan Al-Quran.

Untuk itu atas gagasan tersebut, dirinya mewakili Pemerintah Kota Tual sangat mengapresiasi, merasa bangga serta berterimah kasih atas prakarsa Majelis Pengajian As-Solihin dan berjanji siap membantu dalam pembangunannya. 

"Kalau saja gedung (Rumah Tahfidznantinya dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat dengan ramai ramai memasukan anaknya ke sini, kedepan tidak lagi ada keributan di Kota Tual, karena tidak ada lagi generasi Narkoba, tidak ada lagi komunitas pencinta Miras," Ungkapnya.

Wali Kota menginginkan di Maluku, Kota Tual sebagai daerah pencipta generasi penghafal Al-Quran, untuk itu kedepan dirinya berharap Rumah Tahfidz tidak hanya dihuni warga Kota Tual tapi kedepanya ada anak anak dari Maluku Tenggara yang datang, Kepulauan Aru, saumlaki dan daerah lainnya yang ada di Maluku untuk dilatih membaca dan menghafal Al-Quran.

"Atau sebaliknya Hafidz dan Hafiza dari Kota Tual akan menyebar kemana saja untuk kemudian menjadi pemimpin didaerah lainnya, karena orang yang menghafal Al-quran, dia dimana saja pasti ada solusi," Yakinnya.

"Saya ini dulu selama 8 tahun mengurus Al-Quran diambon, memilih menjadi aktifis ditempat pengajian anak dengan setiap harinya mengajarkan anak anak mengaji, waktu saya mencalonkan diri banyak orang bilang ah guru ngaji saja mau jadi kepala daerah bagaimana," Ceritanya.

"Bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin dan sangat kecil bagi Allah menjadikannya pemimpin apabila seseorang sudah mencintai, menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan penunjuk jalan maka tidak sulit baginya," Tambahnya.

Diyakininya seseorang dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan penunjuk jalan. terhadap cobaan, fitnah, bahkan badai sekalipun tidak mampu menggoyahkannya. hal tersebut karena keyakinanya pada Allah dan Al-quran sebagai kompas hidup.

Diakhir sambutan Wali Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat yang memiliki rejeki lebih agar berinvestasi dengan bersedekah bersama membangun rumah tahfidz Al-Quran.

"Mari disini, saya gugah semua yang punya rizky berpartisipasi disini, Sebutir pasir kita bawa sumbang disini pahalanya sangat besar disisi allah,"Ajaknya

"Kepada Majelis As-Solihin saya berpesan hari ini kalian sudah membuktikan, untuk itu agar selalu menjaga kebersamaan, jagalah fitnah, siapa yang bilang kita memulai kebaikan akan bebas dari fitnah, hambatan dan tantangan karena itu satukan pandangan, persepsi yang sama bukan hanya sampai pembangunan tuntas tapi pengelolaanya juga sukses," Pintanya.

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar