Marrin News

Pemkot Gelar Forum OPD 2021 Guna Menyusun RKPD Kota Tual 2022

Wakil Walikota Usman Tamnge


Tual. Marrinnews.com.- Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar Forum OPD (Organisasi Perangkat Daerah) 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tual Tahun 2022. Giat berlangsung di Balai Kota Tual, Selasa (24/02/2021).

Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga adalah Kabid Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Tual, Omar Mohtar Matdoan, S.Kom., M.Si antara lain menyampaikan berbagai latar belakang digelarnya kegiatan. Menurut Omar, pelaksanaan giat kali ini bersumber dari RKA Bappeda Tual.

Forum OPD dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tual, Usman Tamnge. Sebelumnya, Wawali Tamnge membacakan sambutan Wali Kota Tual Adam Rahayaan. Sesudahnya, Sekda Tual menyampaikan beberapa arahan teknis.

Dalam penyampaian sambutan Wali Kota, Tamnge antara lain menyoroti kehadiran camat di tempat tugas. Ia meminta para camat untuk tetap stand by di tempat tugasnya guna menyerap aspirasi masyarakat.

"Jangan nanti ada pejabat dari kota turun kegiatan baru ikut, pejabat pulang dia (camat) ikut balik kota. Bagaimana masyarakat mau menghargai kalo kita sendiri tdak menghargai," tegasnya.

Secara khusus, Tamnge mengapresiasi Camat Pulau-Pulau Kur. Menurut pengamatan dan laporan yang diterima Tamnge, Camat Kur termasuk sosok yang selalu hadir di tempat tugas. Ia juga meminta para camat, khususnya Camat Kur, agar mengawal pembangunan infrastruktur di daerah yang dipimpinnya.

Selain itu, Tamnge kembali meminta setiap SKPD untuk merancang kegiatan secara efisien. Terutama di tengah-tengah keterbatasan anggaran. Ia meminta setiap tingkatan eselon untuk saling berkoordinasi ciptakan kegiatan yang inovatif.

"Programnya boleh sama, tapi kegiatannya hanya itu-itu saja. Kalau satu kegiatan sudah selesai, alihkan anggaran itu untuk kegiatan lain. Jangan malas lalu copy paste saja kegiatan-kegiatan itu," paparnya.

Terkait anggaran, Tamnge juga meminta agar dinas terkait lebih tegas dalam mengawal penggunaan anggaran di desa-desa. Sama seperti OPD, ia meminta agar anggaran dana desa dimanfaatkan secara efektif.

"Anggaran (Dana Desa) jangan hanya untuk kegiatan administratif, itu untuk hambur-hambur uang. Fokuskan untuk pembangunan dan terutama pemberdayaan," tegasnya.

Usai pembukaan, Forum OPD dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi. Sejumlah kepala OPD bergantian menyampaikan materi maupun pertanyaan dan klarifikasi.

Forum OPD diikuti oleh pimpinan atau perwakilan seluruh OPD lingkup Kota Tual.  Mengingat kondisi pandemi, jumlah peserta dibatasi hanya 80 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. (Nick Renleuw)


Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar