Marrin News

Pemkab Malra Beri Dukungan Infrastruktur untuk Pengembangan Kecamatan Kei Kecil

Pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Maluku Tenggara tingkat Kecamatan Kecil Kecil di Ohoi Wearlilir, Selasa (16/2/2021) pagi. Tampak Bupati, Muhamad Thaher Hanubun memukul gong sebagai tanda kegiatan telah resmi dibuka. FOTO: Chemo Labetubun. 

Langgur, Marrinnews.com - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mendukung  pengembangan wilayah Kecamatan Kei Kecil. Dukungan tersebut dilakukan dengan cara mengintegrasikan program-program prioritas. 

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun menyatakan, Kecamatan Kei Kecil sebagai pusat pelayanan dan pusat aktivitas masyarakat harus dikembangkan secara komprehensif.

Progres itu, kata dia, bertujuan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat pertumbuhan, guna menjadi stimulus pembangunan kawasan di sekitarnya. 

"Kecamatan Kei Kecil adalah wajah dari Kota Langgur dan sudah barang tentu Kota Langgur sebagai ibukota kabupaten Malra harus cantik dan indah meliputi seluruh wilayah sekitar. Semua itu berpulang kepada kebijakan Pemerintah dan tentunya dukungan masyarakat sendiri," ujar Thaher dalam sambutannya saat membuka Kegiatan Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan Kei Kecil yang berpusat di Ohoi Wearlilir, Selasa (16/2/2021). 

Sebagai dukungan dari Pemerintah Daerah, Bupati Thaher memastikan bahwa akan ada sejumlah proyek strategis bagi keberlangsungan pengembangan wilayah Kecamatan Kei Kecil di tahun 2021 ini. 

Ia menyebutkan, proyek-proyek tersebut diantaranya adalah pembangunan dan atau rehabilitasi jalan raya. Termasuk jalan lingkungan, jalan usaha tani dan jalan produksi.

Selanjutnya, ada juga rehabilitasi ruang kelas, ruang guru dan fasilitas pendukung pelayanan pendidikan, pemasangan lampu jalan, drainase, sarana dan prasarana perdagangan serta peningkatan fasilitas kesehatan hingga revitalisasi kawasan wisata religi dan tempat ziarah.

Tak hanya itu, Bupati mengungkapkan, hibah pembangunan sarana ibadat uga akan diperuntukan bagi sejumlah tempat-tempat ibadah. 

"Diantaranya untuk Masjid Al-Anshor di Ohoi Dunwahan dialoksikan anggaran sebesar Rp. 1,2 milyar. Masjid At-Taqwa Watdek, senilai Rp. 200 juta dan Masjid Al-Fatah Perumnas Rp. 300 juta," rinci Thaher

"Sedangkan untuk Pastoran Gereja Katolik Ohoijang , dihibahkan sebesar Rp. 750 juta. Pastoran Gereja Katolik Sathean Rp. 750 juta serta lanjutan pembangunan gedung Pesparawi senilai Rp. 4 Milyar," imbuh dia. 

Penataan Wilayah Ibukota 

Sebagai project pengembangan Kecamatan Kei Kecil di tahun 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memprioritaskan pembangunan infrastruktur berbasis penataan wilayah. Juga termasuk upaya pemulihan sosial dan ekonomi. 

Bupati Thaher Hanubun menyatakan, penataan wilayah Kota Langgur akan menjadi salah satu prioritas Pemda Malra di tahun 2022 mendatang. Hal itu mengingat Kota Langgur sebagai pusat ibukota Kabupaten berjuluk Larvul Ngabal ini. 

Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku itu menilai, aspek pelayanan di wilayah Kecamatan Kei Kecil, cukup luar biasa. 

Kendati begitu, Thaher akui, Pemerintah daerah belum melakukan penataan wilayah tersebut dengan baik. Untuk itu, ia tegaskan, di tahun 2022 nanti kewilayahan Kota Langgur perlu ditata lebih baik lagi.

“Kalau orang datang dari luar itu, patokannya mereka melihat kotanya. Jadi, kalau kotanya tidak bagus maka orang tidak tertarik. Maka itu, kita harus tata kotanya,” kata dia. 

Bupati meminta dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sehubungan dengan adanya upaya pemulihan sosial dan ekonomi serta aspek infrastruktur. 

"Sektor-sektor produktif di Kecamatan Kei Kecil harus dapat dioptimalkan untuk mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat. Potensi-potensi ekonomi tersebut hendaknya dikelola secara baik, untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, di samping juga untuk menekan kenaikan harga serta membuka lapangan kerja baru," kata MTH. 

"Sedangkan dalam aspek infrastruktur, penataan bangunan dan gedung, kawasan permukiman, pemerintahan, perdagangan dan jasa, ruang terbuka hijau, dan element pengembangan kota lainnya, harus menjadi prioritas yang ditangani dalam tahun 2022," tandas Hanubun. (Ghege) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar