Marrin News

Bupati Malra Harap Wartawan Tampil Profesional "Kedepankan Etika Jurnalistik"

Potret Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun. FOTO: Chemo Labetubun

Langgur, Marrinnews.com - Bupati Maluku Tenggara (Malra), Muhamad Thaher Hanubun berharap Wartawan tampil profesional dalam menjalankan tugas Jurnalistik sehingga mendapat kepercayaan dari publik. 

Hal tersebut dilandaskannya pada rekam jejak media Pers di negeri berjuluk Larvul Ngabal yang dinilai MTH, tidak lagi menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika Jurnalistik dalam pemberitaan. 

"Kita ketahui bersama bahwa saat ini ada Media yang tidak lagi menjunjung tinggi nilai-nilai moral serta Etika Jurnalistik. Menyerang secara membabi buta, konfirmasi belum diperoleh sudah langsung mengangkatnya sebagai berita. Bahkan, judul berita tidak korelatif dengan isi," kata Bupati Thaher Hanubun dalam keterangan Pers yang diterima Marrinnews.com di Langgur, Minggu (14/2/2021). 

Hanubun mengklaim, tindakan-tindakan seperti itu tentunya akan menjadi preseden buruk bagi dunia Jurnalistik. 

"Kebebasan Pers kita hormati, namun Etika Jurnalistik juga harus dikedepankan. Hindari hoax terlebih untuk kepentingan pribadi maupun golongan tertentu," tegas Thaher. 

Mantan Guru pada salah satu lembaga pendidikan ternama di Jakarta ini mengingatkan, etika jurnalistik sebagaimana diamanatkan UU RI Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers merupakan landasan moril dan etis bagi seorang Wartawan dalam melakukan tindakan jurnalisnya. 

Etika Jurnalistik dimaksud, jelas Thaher bahwa pemberitaan itu harus independen, akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Sedangkan profesionalitas Wartawan dalam menjalankan tugasnya adalah dengan selalu menunjukkan identitas, menghormati hak privasi, tidak menyuap dan berita  yang dipubhlikasikan pun haruslah faktual dan jelas sumbernya. 

"Berita berimbang, artinya bahwa tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah. Tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul," kata MTH. 

"Tidak menyalah-gunakan profesi. Tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi  SARA. Menghormati kehidupan pribadi, kecuali untuk kepentingan publik dan lain sebagainya," imbuh Hanubun. 

Bupati MTH mengungkapkan, Pemerintah daerah menaruh harapan besar bagi seluruh Insan Pers dalam upaya mewujudkan pembangunan di bumi Larvul Ngabal. 

"Semoga Insan Pers sebagai komunitas Jurnalistik dapat terus bersinergi bersama Pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Maluku Tenggara ini. Selain itu, mampu turut serta menjadi mitra strategis untuk mendorong akselerasi pembangunan diberbagai sektor dan turut serta mengembangkan budaya literasi di kalangan masyarakat," ujar Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku itu. 

Bupati Thaher menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Komunitas Jurnalis Maluku Tenggara maupun Kota Tual yang sampai saat ini membangun hubungan baik dengan Pemerintah daerah. 

"Tetaplah menjadi pewarta yang baik serta menjadi penyeimbang dan kontrol sosial bagi pemerintah dan masyarakat. Atas nama Pemda dan masyarakat Malra, saya ucapkan selamat memperingati Hari Pers Nasional tahun 2021 bagi seluruh insan Pers dimana saja berada," tandas Bupati MTH. (Ghege)


Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar