Marrin News

Wali Kota: Vaksinasi Tahap Pertama Diprioritaskan Untuk Semua Nakes di Kota Tual Tanpa Terkecuali

Wawali Tual Usman Tamnge, Sekda Ahmad Yani Renuat, Ketua DPRD Hasan S. Borut dan sejumlah legislator serta pimpinan OPD tampak hadir saat Launching Vaksinasi Covid-19 Kota Tual, Sabtu (30/01/2021). Foto: Nick Renleuw

Tual, Marrinnews.com - Wali Kota Tual Adam Rahayaan menegaskan bahwa proses vaksinasi tahapan pertama diprioritaskan untuk seluruh tenaga kesehatan (nakes) di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Kota Tual tanpa terkecuali.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge saat membuka kegiatan Launching Vaksinasi Covid-19 Kota Tual di Rumah Sakit Umum (RSU) Maren, Sabtu (30/01/2021) pagi.

“Pelaksanaan kick off vaksinasi Covid-19 pada saat ini merupakan langkah awal dari serangkaian proses panjang dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.” ungkap Rahayaan dalam sambutannya sebagaimana dibacakan Tamnge.

Ia menjelaskan, kuantitas warga masyarakat yang divaksin akan menciptakan sistim kekebalan kelompok atau yang disebut Herd Imunity. Apabila Herd Imunity telah terbentuk, lanjutnya, masyarakat dapat terlindungi dari wabah Covid-19 sehingga dapat tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Lebih lanjut Rahayaan menjelaskan, Kementerian Kesehatan RI telah menerapkan bahwa prioritas utama vaksinasi Covid-19 tahap pertama adalah nakes. Alasannya, secara nasional kasus nakes yang meninggal akibat Covid-19 mencapai angka 647 orang per pertengahan Januari. Angka itu menempatkan Indonesia pada peringkat ke-5 negara dengan kasus kematian nakes di dunia.

“Oleh karena hal tersebut maka program prioritas utama pemberian vaksin adalah dengan program vaksinasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk yang pertama menerima vaksinasi di Indonesia termasuk di Kota Tual dengan tetap berpedoman pada aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI,” tegasnya.

Untuk Kota Tual, data pertambahan kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 27 Januari 2021 adalah berjumlah 209 orang dengan 172 orang telah dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

Dari data tersebut, diketahui pula bahwa jumlah tenaga kesehatan Kota Tual yang positif Covid-19 berjumlah 25 nakes. Namun, Wali Kota menyatakan syukur karena hingga saat ini tidak ada kasus kematian tenaga kesehatan akibat Covid-19 di Kota Tual.

Wali Kota Tual memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan di Kota Tual yang tidak henti-hentinya tanpa mengenal lelah sampai saat ini terus melakukan tugas dan tanggung jawabnya melakukan 3T yaitu Tracing, Testing dan Treatment sehingga laju penularan Covid-19 dapat ditekan semaksimal mungkin.

Rahayaan juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Tual di mana saja dan juga seluruh elemen terkait yang tergabung dalam satuan tugas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Kota Tual untuk tetap berdisiplin dan konsisten melakukan 3M dengan bermasker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam aktivitas kita di luar rumah dalam setiap waktu dan tempat.

“Setelah kegiatan kick off vaksinasi hari ini akan dilanjutkan dengan vaksinasi khusus bagi seluruh sumber daya manusia kesehatan pada semua fasilitas kesehatan di Kota Tual tanpa terkecuali. Mari kita dukung kegiatan vaksinasi di Kota Tual sampai seluruh masyarakat Kota Tual dapat divaksinasi hingga bulan April 2022,” pungkasnya. (Nick Renleuw)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar