Marrin News

Pejabat Pemkot Tual Akan Turut Divaksinasi Saat Kick Off

Plt. Kadinkes) Kota Tual, drg. Max Tinggogoy menerima berita acara penerimaan 920 vial Vaksin Sinovac di halaman Kantor Dinkes setempat, Rabu (27/01/2021). Foto: Nick Renleuw

Tual, Marrinnews.com – Sejumlah pejabat dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tual akan turut divaksin pada gelaran kick off Vaksinasi Covid-19 di Kota Tual pada Sabtu (30/01/2021) ini. Para pejabat tersebut bahkan ada yang secara sukarela mendaftarkan diri untuk ikut divaksin.

“Saya bersyukur ada beberapa publik figur yang sudah siap (divaksin), yang secara nyata itu sudah mencatat sendiri ialah bapak Jimal (Kabalmay). Saya sangat bangga karena ada seorang legislator yang dengan sukarela mau menjadi sasaran vaksinasi bersama dengan tenaga kesehatan (nakes),” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Plt. Kadinkes) Kota Tual, drg. Max Tinggogoy kepada awak media, Kamis (28/01/2021) malam.

Lebih lanjut Tinggogoy menjelaskan, selain Jimal Kabalmay selaku Anggota DPRD Tual, ada pula Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tual, Dr. Fahry Rahayaan juga turut mendaftarkan diri untuk menjadi sasaran proses vaksinasi perdana nanti.

“Saya memberikan apresiasi kepada para pejabat publik yang bersedia, bahkan mencatat sendiri namanya untuk ikut divaksin saat kick off nanti. Saya merasa bersemangat!” ungkapnya.

Ia menambahkan, selain kedua pejabat yang sudah disebutkan, ada pula sejumlah pejabat lainnya yang akan turut disuntik bersama para nakes pada proses vaksinasi perdana nanti. Hanya saja, ia tidak dapat menyebutkannya satu per satu.

Meski demikian, Plt. Kadinkes mengingatkan bahwa sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan status kesehatan terakhir akan sangat menentukan apakah seseorang itu bisa divaksin atau tidak.

“Kami sudah siapkan juga yang lain, tapi saya tidak bisa sebutkan itu tapi yang jelas yang secara nyata Kota Tual saya akan menyatakan siap (mulai vaksinasi). Tapi semuanya kita kembalikan dalam sebuah proses aturan main. Krena vaksinasi ada aturan mainnya,” jelas Dokter Max

“Mereka boleh menjadi sasaran vaksinasi tapi yang menentukan adalah status kesehatannya sendiri dan ditentukan setelah meja satu, ada meja kedua yang kita sebutkan itu adalah meja screening di mana dokter di situ akan menetapkan apakah seseorang layak divaksin atau tidak,” terangnya.

Sebagaimana sudah diberitakan sebelumnya, sejumlah pejabat penting dalam lingkup Pemkot Tual tidak dapat mengambil bagian dalam proses vaksinasi perdana nanti karena berstatus penyintas Covid-19. Para pejabat dimaksud antara lain Wali Kota Tual, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah dan Ketua DPRD. (Nick Renleuw)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar