Marrin News

Kick Off Vaksinasi Kota Tual Berlangsung Sabtu Ini

Plt. Kadinkes) Kota Tual, drg. Max Tinggogoy memberikan keterangan kepada awak media usai gelaran RDP di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Tual, Kamis (28/01/2021) malam. Foto: MN

Tual, Marrinnews.com – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Plt. Kadinkes) Kota Tual, drg. Max Tinggogoy memastikan bahwa kick off vaksinasi di Kota Tual akan berlangsung hari Sabtu (30/01/2021) ini.

Hal ini diungkapkannya kepada awak media usai gelaran Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tual di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Tual, Kamis (28/01/2021) malam.

“Kick off itu adalah di mana hari pertama kita melakukan penyuntikan kepada tenaga kesehatan dan juga beberapa pejabat publik figur untuk kiranya bersama-sama dengan kami tenaga kesehatan untuk menerima penyuntikan vaksin,” terang Dokter Max.

“Kami baru selesai rapat dengan teman-teman puskesmas dan Bidang P2P (Dinkes Tual) yang memiliki tanggung jawab besar terhadap suksesnya vaksinasi, kami sudah tetapkan pada hari Sabtu (30/01/2021) jam 9 (pagi) itu merupakan kick off Kota Tual untuk melakukan vaksinasi,” sambungnya.

Sesudah kick off, lanjutnya, proses vaksinasi akan dilanjutkan pada sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) yang sudah ditetapkan menjadi tempat bagi tenaga kesehatan (nakes) maupun kelak masyarakat yang akan divaksinasi.

“Lokasinya kami sudah tetapkan di Rumah Sakit (RSU)Maren. Kick off itu kami akan ciptakan berapa sesi jadi kurang lebih kami bisa melakukan penyuntikan vaksin 30-40 orang (nakes) tentu (termasuk) dengan beberapa orang publik figur yang benar-benar mau terlibat,” ungkapnya.

Menurut Plt. Kadinkes, pemilihan RSU Maren bukan hanya didasarkan pada alasan strategisnya lokasi tersebut tetapi juga sekaligus untuk lebih mempermudah langkah mitigasi terhadap hal-hal yang tidak inginkan.

Meski tetap ada upaya mitigasi, Dokter Max menjelaskan bahwa sesuai data yang dikantonginya, dari sekian ratus ribu nakes di seluruh Indonesia yang sudah diinjeksi sampai hari ini belum ada berita terkait efek negatif pasca vaksinasi dengan gejala-gejala yang berat.

“Ini merupakan momen kick off artinya akan berkelanjutan. Agenda yang sudah kami tetapkan itu akan ada 4 puskesmas yang akan kita lakukan vaksinasi itu kurang lebih kalau jadwal tidak berubah itu pada hari rabu minggu depan,” paparnya.

Dokter Max menyebutkan, ke-4 Puskesmas yang sudah ditetapkan sebagai lokasi kelanjutan proses vaksinasi tersebut adalah yang ada di dalam kota yakni Puskesmas Un, Puskesmas Tual, Puskesmas Taar dan Puskesmas Fiditan.

Lebih lanjut Dokter Max kembali menegaskan bahwa jatah 920 vial Vaksin Sinovac yang diterima Pemkot Tual akan diperuntukkan bagi penyuntikan tahap pertama dengan sasaran para nakes dan pejabat publik.

Ia mengklaim, sudah memiliki data pasti terkait pihak-pihak yang akan divaksinasi pada tahap pertama tersebut. Meski demikian, sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan, status kesehatan terakhir akan sangat menentukan apakah seseorang itu bisa divaksin atau tidak.

“Mereka boleh menjadi sasaran vaksinasi tapi yang menentukan adalah status kesehatannya sendiri dan ditentukan setelah meja satu, ada meja kedua yang kita sebutkan itu adalah meja screening di mana dokter di situ akan menetapkan apakah seseorang layak divaksin atau tidak,” terangnya.

Tidak lupa Dokter Max mengajak segenap warga masyarakat Kota Tual untuk mendukung kegiatan vaksinasi yang akan berlangsung. Menurutnya, proses vaksinasi adalah salah satu langkah penting guna mendukung percepatan dalam hal mengatasi masalah penularan Covid-19 di Kota Tual.

“Pesan penting saya, bersama kita bisa, berjalan bersama adalah merupakan kekuatan untuk bagaimana kita menghadapi Covid-19 di Kota Tual,” pungkasnya. (Nick Renleuw)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar