Marrin News

Hilang Kontak 4 Hari, Nelayan Tamedan Ditemukan Meninggal

Situasi saat penemuan mayat di perairan laut Ohoi Rumah Satu, Kecamatan Kei Besar Utara Barat Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (14/1/2021). FOTO/Dok. Istimewa

Elat (Rumah Satu), Marrinnews.com –Seorang nelayan asal Desa Tamedan Kecamatan Dullah Utara Kota Tual ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa di atas Perairan Laut Ohoi Rumah Satu Kecamatan Kei Besar Utara Barat Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (14/01/2021), sekitar pukul 07:30 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Marrinnews.com, korban dilaporkan hilang kontak dan tak kunjung pulang ke rumahnya sejak empat hari sebelumnya. Korban diketahui pergi melaut dengan menggunakan satu unit perahu bermesin tempel sejak hari Minggu pagi, 11 Januari 2021 sekitar pukul 11:00 WIT.

"Korban hilang sejak saat itu dan setelah ditemukan mayat di perairan laut Ohoi Rumah Satu barulah pihak keluarga dari Desa Tamedan mengiyakan bahwa mayat tersebut adalah anggota keluarganya." ungkap Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kei Besar AKP. ST. Kasihiuw di Elat, Jumat (15/01/2021).

Kasihiuw sekaligus mengkonfirmasi kebenaran adanya penemuan sesosok mayat yang mengapung di atas batu karang di perairan Ohoi Rumah Satu tersebut. Ia juga menegaskan bahwa tidak terlihat luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat. Sesuai informasi dari keluarga, diduga mayat sudah berada di laut sekitar 3-4 hari.

"Mayat tersebut ditemukan dalam posisi telungkup/tiarap (menghadap ke bawah) dan kedua tangan terbuka ke bawah pada Rabu, 14 Januari 2021 sekitar pukul 07:00 WIT. Ditemukan dalam keadaan memakai pakaian jenis mantel berwarna biru dengan bagian kepala menghadap ke sebelah utara dan kaki menghadap ke selatan," jelasnya.

Kapolsek mengungkapkan, pihaknya menerima laporan musibah ini dari saksi pelapor atas nama Ibu Petronela Rabrusun (57), warga Ohoi Rumah Satu, Agama Katolik, dan bekerja sebagai seorang Petani.

Setelah mendapat laporan dari warga, Kapolsek bersama Ps. Kanit Reskrim Bripka Aje Emray, Ps. Kanit Intel Aiptu C. Bali, Ps. Kanit, Bimas Brigpol A. Rahalus bersama Anggota piket Brigpol P. Waer, Brigpol A. Sahetapi dan Brigpol Ali Akbar bergegas turun dan melakukan identifikasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Identitas mayat atas nama Safarudin Balubun (72), seorang laki-laki beragama Muslim adalah warga Desa Tamedan Kec. Dullah Utara, Kota Tual yang bekerja sebagai nelayan," sebutnya.

Lebih lanjut Kasihiuw menjelaskan, sesuai kronologis kejadian pada Rabu, 14 Januari 2021 sekitar pukul 07:00 WIT dengan saksi mata atas nama Antonius Rengil (AR) selaku orang pertama yang melihat sesosok mayat tersebut.

"Saksi saudara AR melihat sesuatu benda yang mencurigakan sementara mengapung diatas permukaan laut dengan jarak pandang sekitar 100 meter. Selanjutnya saksi mendekati untuk memastikan benda tersebut dan ternyata benda tersebut tidak lain adalah sesosok mayat yang membangkai," tutur Kasihiuw.

Ia menerangkan, melihat hal itu saksi AR kemudian memberitahukan kepada warga setempat untuk bersama-sama melihat dengan seksama mayat tersebut. Namun tak lama kemudian datanglah pihak keluarga korban dengan menggunakan speedboat dan melalukan upaya pengangkatan/evakuasi mayat tersebut tanpa adanya koordinasi dengan pihak Polsek Kei Besar.


Sementara itu, Kapolsek Kei Besar AKP. ST. Kasihiuw bersama personil melakukan sejumlah tindakan kepolisian di TKP dan berkoordinasi dengan pihak ohoi serta keluarga korban. Guna kelengkapan berkas penyelidikan, Polisi turut menghadirkan pihak tenaga medis (dokter) untuk melakukan pemeriksaan terhadap sosok mayat tersebut. Namun upaya tersebut tidak terlaksana karena pihak keluarga korban telah lebih dulu mengambil jenazah dan membawa pulang ke kampung halamannya.

Polisi juga melakukan wawancara terhadap  saksi mata selaku orang yang pertama kalinya melihat keberadaan mayat dimaksud disusul membuat video singkat kesaksian kepada pihak keluarga korban. Hal tersebut dimaksudkan agar pihak keluarga tidak melakukan penuntutan terhadap Jismi Balubun (anak kandung almarhum).

Jenazah almarhum Safarudin Balubun telah dimakamkan pihak keluarganya secara pantas dan layak di TPU di Desa Tamedan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual Kamis, 14/1/2021 pukul 08:00 WIT. (Nick Renleuw/MN)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar