Marrin News

Jelang Nataru, Ini Perkembangan Stok/Ketersediaan Kebutuhan Pokok Kota Tual

Wali Kota Tual Adam Rahayaan S.Ag., M.Si


Tual, Marrinnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus bersinergi dan berkoordinasi untuk memastikan dan mengantisipasi ketersediaan kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Hal ini disampaikan Wali Kota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag., M.Si., saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Bersama TPID Provinsi Maluku dengan TPID Kota Tual dalam rangka kesiapan menghadapi hari besar keagamaan nasional Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Rakor tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Tual, Jumat (11/12/2020).

“Bulan Desember adalah bulan pengakhir tahun, dan dalam bulan ini, kita akan menghadapi perayaan besar keagamaan terutama Hari Raya Natal bagi saudara kita umat Nasrani dan Tahun Baru 2021,” ungkap Rahayaan.

Untuk menghadapi perayaan keagamaan tersebut, lanjutnya, pemerintah dan pemerintah daerah perlu memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di pasaran.

“Selain itu, pemerintah harus menjamin keamanan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menghadapi perayaan tersebut terutama bagi saudara-saudara kita umat Nasrani,” tegas Rahayaan.

Selanjutnya, berkaitan dengan sasaran rakor yang digelar, Wali Kota Rahayaan menyampaikan seraca rinci perkembangan stok/ketersediaan beberapa kebutuhan pokok di wilayah Kota Tual jelang Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Perkembangan stok/ketersediaan dimaksud antara lain: beras dengan persediaan 1.054,6 ton untuk memenuhi kebutuhan selama 4 bulan, gula pasir 57,5 ton untuk kebutuhan 1,5 bulan, minyak goreng 67.015 liter untuk kebutuhan 1,5 bulan, mentega 9.105 karton untuk kebutuhan 2 bulan dan tepung terigu 18.05 ton untuk kebutuhan 1 bulan.

Selain itu, lanjut Rahayaan, ketersediaan beberapa jenis komoditas lainnya akan disampaikan dalam forum oleh anggota TPID Kota Tual.

Dalam rakor tersebut, Rahayaan juga menjelaskan gambaran perkembangan inflasi Kota Tual tahun 2020. Menurutnya, tingkat inflasi bulanan pada triwulan pertama, kedua dan ketiga, tahun 2020 (Januari sampai September) berada dalam posisi inflasi yang wajar dan terkendali karena rata-rata inflasi bulanan berada di bawah 1%.

Sementara terkait perkembangan inflasi bulanan dalam triwulan keempat tahun 2020 terutama inflasi bulan November 2020, Rahayaan mengakui sedikit mengalami kenaikan sebesar 1,15%. 

Kondisi ini, menurutnya, turut dipengaruhi situasi pandemi Covid-19 yang sementara melanda dunia. (Nick Renleuw) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar