Marrin News

Pengurus Esports Maluku Tenggara Dilantik, Siap Wadahi Gamer Larvul Ngabal

Pengurus Esports Indonesia-Kabupaten Maluku Tenggara Periode 2020-2024, Berpose sesuai Mengikuti Proses Pelantikan secara Virtual di Ballroom Hotel Syafira, Sabtu (28/11/2020). FOTO/Dok. Ghege. 

Langgur,Marrinnews.com - Pengurus ESports Indonesia (ESI) Kabupaten Maluku Tenggara periode 2020-2024, Sabtu (28/11/2020) resmi telah dilantik oleh Ketua Umum ESI Provinsi Maluku, Jimmy Aritonang. 

Prosesi pelantikan itu dipusatkan di Marina Hotel-Kota Ambon dan diikuti secara virtual oleh Pengurus ESI Kabupaten/kota se Provinsi Maluku. 

Ketua ESI Kabupaten Maluku Tenggara, Yohanis Bosco Rahawarin mengatakan, kehadiran organisasi Esports di Negeri berjuluk Larvul Ngabal untuk mewadahi para gamer. 

"Generasi di zaman ini, baik dari anak kecil hingga orang tua, sangat gemar memainkan esports (PUBG Mobile, Free Fire dan Mobile Legends). Hal itu tak bisa dipungkiri. Dengan begitu, kehadiran organisasi esports ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk membina, memonitoring dan mengayomi kaum millenial yang memiliki bakat esports," ungkap Bosco Rahawarin kepada awak media di Ballroom Hotel Syafira. 

Bosco mengklaim, esports dapat membawa dampak positif, tetapi juga dapat turut berdampak negatif bagi generasi muda. Sisi negatifnya bahwa dengan hanya bermain game, membuat seorang anak lupa belajar, terlambat bangun ke sekolah dan masalah lainnya. 

Kendati demikian, dia menegaskan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin meminimalisir permasalahan tersebut dengan melakukan pembimbingan dan edukasi positif bagi kaulah muda pecinta esports. Sehingga para gamer bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar dan aktivitas positif lainnya. 

Pengurus ESI Malra bertekad, melalui wadah ini akan melahirkan atlet esports Kepulauan Kei yang handal dan berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional maupun di kancah internasional. 

Oleh karena menurut Rahawarin, esports bukan hanya sekedar sarana untuk mengisi waktu luang semata, melainkan dapat dijadikan sebagai profesi yang menjanjikan. Dimana seorang proplayer bisa menghasilkan uang ratusan juta serta meraih prestasi sebagai atlet. 

"Kedepan kita akan mencari serta menyiapkan bibit-bibit atlet terbaik di daerah ini untuk berlaga dan bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, serta nasional. Bahkan, mewakili Indonesia di ajang internasional. Itu harapan kami," sebutnya. 

"Semoga anak muda Kei, terkhusus di Kabupaten Malra menjadi terpacu atau termotivasi menjadi atlet esports, hobi yang mampu dijadikan sebagai Key Indicator Performance (KIP) menjadi atlet," tutur Bosco. 

Elektronik sports (Esports) merupakan suatu kompetisi video game multiplayer berbasis online. Di Indonesia, kompetisi esports telah resmi ditetapkan sebagai suatu cabang olahraga prestasi dan telah dipertandingkan secara nasional maupun internasional. 

Prestasi terbaik tim esports Indonesia di ajang internasional, yakni meraih medali perak pada SEA Games tahun 2019 di Filipina. 

Langkah Awal 

Bosco Rahawarin menyatakan, ESI Malra dalam beberapa waktu kedepan belum dapat berbuat banyak, lantaran masih menunggu kelengkapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi esports. Namun sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan serangkaian rapat guna menyusun program kerja.

"Organisasi ini secara resmi telah diakui Pemerintah Pusat dan daerah, sehingga untuk legalitasnya juga maka kami akan melaporkannya ke Pemda dan KONI setempat sebagai salah satu organisasi yang terdaftar di kabupaten Maluku Tenggara," imbuhnya. 

Legislator PAN ini mengungkapkan, ESI Malra akan menggelar kejuaraan esports Bupati Cup dalam rangka HUT Kabupaten Maluku Tenggara. Kejuaraan tersebut direncanakan berlangsung pada akhir Desember 2020.

"Kami akan menggelar ivent tersebut bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Malra, mengingat ada alokasi anggarannya di APBD lewat Dispora," beber dia. 

"Terkait hal itu juga, kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Malra selaku Penasehat dan Ketua KONI Malra, Dandim 1503/Tual-Malra dan Kepala Dispora," imbuhnya. 

Bosco berharap, jaringan internet dapat senantiasa kondusif dan terakses hingga ke pelosok wilayah pedesaan, seiring akan digelarnya ivent Esport Bupati Cup. Mengingat, minat esports bukan saja sebatas masyarakat di wilayah perkotaan, melainkan di desa-desa juga. 

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan, seperti Telkomsel maupun Dinas Komunikasi dan Informatika Malra. Dengan begitu, selain untuk memperlancar ivent tersebut, tetapi juga untuk aktivitas belajar," tandasnya. (Ghege) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar