Marrin News

Pemprov Maluku Alokasikan Dana Rp 606 Milyar untuk Maluku Tenggara

Gubernur Maluku Murad Ismail (Kedua dari Kanan) didampingi Ketua PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad (Kanan), bersama Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun (Kedua dari Kiri) didampingi Ketua PKK Malra Eva Elliya Hanubun saat Berada di Ohoi Rahangiar Kecamatan Kei Besar Selatan, Selasa (27/10/2020). FOTO/Ghege.

Langgur, Marrinnews.com - Pemerintah  Provinsi Maluku menyiapkan anggaran sebesar Rp. 606 Milyar untuk menangani sejumlah pembangunan sarana infrastruktur di Kabupaten Maluku Tenggara. Anggaran yang bersumber dari APBD Pemprov Maluku tersebut, rencananya akan dikucurkan pada tahun 2021 mendatang. 

“Untuk Kabupaten Maluku Tenggara di tahun 2021 nanti, ada 7 sampai 8 item bantuan yang akan kita berikan. Tadi malam saya sudah catat, dan sudah bicarakan di kantornya Pak Bupati,” kata Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya pada acara pengibaran Bendera Merah Putih di Ohoi Weduar Feer Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, Selasa (27/10/2020).

Gubernur menyebut, bantuan anggaran itu diantaranya, yakni anggaran pembangunan sekolah SD dan Madrasah sebanyak 3 unit, dengan nilai anggaran sebesar Rp 6 miliar. Air bersih dan sanitasi, senilai Rp 35 miliar dan embung senilai Rp 7 miliar. Sementara untuk pembangunan jalan Elat-Ngurdu-Fako-Hollat sekitar Rp 40 miliar, jalan Kei Kecil sebesar Rp 15 miliar, jembatan Dian-Tetoat dengan panjang 120 meter senilai Rp 200 miliar, dan 100 unit rumah Rp 303 miliar.

Dari rincian anggaran per item itu, maka total bantuan yang nantinya akan dikucurkan Pemprov Maluku, kurang lebih senilai Rp 606 miliar. Selain itu, Murad mengaku, ada sekitar 70 paket rumah yang selanjutnya akan diberikan pula kepada masayarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.

Gubernur tak menyebutkan berapa besaran nilai anggaran untuk 70 paket rumah tersebut. Meski demikian, ia memastikan paket itu akan diberikan khusus untuk Kabupaten Maluku Tenggara. 

Lebih lanjut, Orang nomor satu di Bumi Raja-Raja Maluku ini mengatakan, dirinya bersama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku akan kembali mengunjungi Maluku Tenggara pada bulan depan. Agenda kunjungan itu sendiri untuk menyerap aspirasi. 

“Kami akan kembali dan melihat secara langsung, daerah-daerah yang perlu ditangani dan selanjutnya segera kita kasih masuk di APBD 2021,” katanya

Murad menegaskan, prioritas pembangunan wilayah Maluku dibawah kepemimpinannya, terfokus pada pelayanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan. 

"Sebagai Gubernur, saat ini arah kebijakann saya terfokus pada pelayanan dasar, yakni pendidikan dan kesehatan serta menurunkan angka kemiskinan. Program prioritas saya juga diarahkan pada daerah-daerah perbatasan di Maluku yang merupakan garda terdepan NKRI. Prioritas pembangunan itu sesuai visi misi saya selaku Gubernur Maluku," tandasnya. (Ghege/MN) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar