Marrin News

“High Level Meeting” Strategi TPID Malra dan BI Maluku Pulihkan Ekonomi Daerah

Bupati Malra M. Thaher Hanubun (Tengah) Didampingi Sekda A. Yani Rahawarin bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku dalam Gelaran High Level Meeting di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (9/10/2020). FOTO/Bag. Prokopim Malra.
Langgur, Marrinews.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku menggelar High Level Meeting (HLM) di ruang rapat Kantor Bupati Malra, Jumat (9/10/2020). Salah satu yang dibahas melalui pertemuan ini adalah langkah-langkah strategis pengendalian inflasi ditengah Pandemi COVID-19.

Hadir dalam HLM ini, Bupati Malra M. Thaher Hanubun, Sekertaris daerah selaku Ketua TPID Malra Ahmad Yani Rahawarin serta anggotanya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Noviarsano Manullang, Ekonom BI Andreas Hotmanri Simatupang, Analis BI Juliana Mairuhu, serta Tim Kasir dan Protokol BI Provinsi Maluku.

Pada kesempatan itu juga, dilakukan peresmian pembukaan operasional kas titipan Bank Indonesia di Langgur.

Penyerahan Bantuan Pertanian Program Sosial Bank Indonesia Kepada Pengelola Bawang Goreng di Maluku Tenggara. FOTO/Bag. Prokopim Malra.
Selanjutnya, Perwakilan BI Provinsi Maluku menyerahkan bantuan 4 unit alat pengolah bawang merah kepada pengelola bawang goreng Ohoi Yafavun, Kamear dan Ohoi Watngon. Penyaluran bantuan pemberdayaan sektor pertanian tersebut adalah program sosial Bank Indonesia (PSBI).

Bupati Malra M. Thaher Hanubun dalam pidatonya mengatakan, rangkaian kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia perwakilan Provinsi Maluku itu merupakan langkah yang sangat strategis dalam mendukung program pemulihan ekonomi daerah.

Thaher sebut, terdapat 3 strategi yang ditempuh Bank Indonesia melalui rangkaian kegiatan yang dilakukan itu. Diantaranya, pengendalian inflasi, peningkatan kinerja sektor produktif dan pengendalian peredaran uang di masyarakat..

“Kami (Pemkab Malra) mengapresiasi sungguh dan menyambut baik rangkaian kegiatan yang diprakarsai oleh Bank Indonesia hari ini. Kegiatan ini tentu sangat membantu Pemerintah daerah dalam upaya menjaga stabilitas perekonomian di daerah ini,” ujar Bupati Hanubun.

Orang nomor satu di bumi berjuluk Larvul Ngabal ini menyatakan, Pemkab Malra sangat membutuhkan dukungan dan dorongan dari Bank Indonesia dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah, khususnya pemuliihan ekonomi akibat di tengah pandemi Covid-19.

“Dukungan ini juga sangat berarti bagi peningkatan kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Maluku Tenggara,” imbuhnya.

Menurut Thaher, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas Pemkab Malra guna menjaga stabilitas ketahanan pangan ditengah masa pandemi virus Corona.

“Ancaman akan kelangkaan bahan pangan, bahkan yang sudah.terjadi di beberapa daerah diantisipasi oleh Kabupaten Maluku Tenggara dengan pembukaan Ve’e Kes Yang. Dimana hasil dari kebun-kebun tersebut tidak diperjualbelikan,” bebernya.

Bupati Thaher menilai, bantuan sarana pemberdayaan pertanian dalam program sosial.Bank Indonesia sangat selaras dengan semangat penguatan ketahanan pangan yang tengah dijalankan Pemkab Malra saat ini.

Bagi dia, manfaat penting lainnya dari pemberdayaan di sektor pertanian adalah peningkatan kinerja sektor ekonomi produktif yang dapat mendorong perputaran ekonomi di masyarakat.

“Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku. Semoga upaya yang dilakukan untuk pemulihan ekonomi di Kabupaten Maluku Tenggara dapat membuahkan hasil yang baik bagi meningkatnya kesejahteraan masyarakat setempat,” pungkasnya. 

Bupati Malra M. Thaher Hanubun menerima Kenang-Kenangan dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku. FOTO/Bag. Prokopim Malra.

Untuk diketahui, Bupati Malra M. Thaher Hanubun menerima 1 lembar uang baru senilai Rp.75.000 sebagai kenang-kenangan dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku. (Gerryngamel)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar