Marrin News

Bupati MTH Rekomendasikan Kearifan Lokal Dalam Dialog Kebangsaan Lintag di Malra

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun saat Membawwkan Sambutan Pada Kegiatan Dialog Kebangsaan Lintas Agama di Aula Kantor Bupati Malra, Sabtu (17/10/2020). FOTO/Pemda Malra. 

Langgur, Marrinnews.com - Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun merekomendasikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai penyerta dalam dialog kebangsaan lintas umat beragama yang dilangsungkan di Kabupaten Maluku Tenggara. Rekomendasi itu merupakan strategi untuk membangun dialog yang toleran. 

"Saya merekomendasikan hal ini bukan tanpa alasan, karena saya sendiri sebagai saksi hidup, betapa Kearifan Lokal dapat dijadikan sebagai alternatif membangun komunikasi harmonis bagi umat beragama," kata Bupati Thaher Hanubun dalam arahannya saat membuka acara dialog kebangsaan antar umat beragama di Aula Kantor Bupati Malra, Sabtu (17/10/2020). 

Thaher mencontohkan, penyelesaian Konflik Horisontal yang pernah melanda Kepulauan Kei. Menurut dia, saat itu konflik itu dapat diselesaikan melalui penyertaan kearifan lokal dalam membangun dialog antar umat beragama.

"Dengan strategi itulah sehingga Konflik Horisontal 1999 di daerah ini qdapat diselesaikan hanya dalam kurun waktu 3 bulan saja," Jelasnya. 

Lebih lanjut Hanubun menegaskan, dialog kebangsaan ini hendaknya dapat dimaknai sebagai komitmen Pemerintah dalam mengimplementasikan kesetaraan dalam kemajemukan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Hari ini, adalah mementum untuk membangkitkan kembali budaya dialog antar umat beragama yang kita percayai sebagai jalan menuju keharmonisan hidup antar umat beragama, Sinergitas antara Pemerintah dan masyarakat khususnya Komunitas Umat Beragama harus terus dijaga, karena Pemerintah adalah perpanjangan tangan Tuhan," tandanya. 

Untuk diketahui, dialog kebangsaan antar umat beragama di bumi Marvel Ngabal terselenggara atas kerjasama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. 

Kegiatan ini mengusung tema "merajut kebersamaan untuk kedamaian dan kesejahteraan umat".

Hadir dalam dialog saat itu, Ketua MUI Provinsi Maluku Abdullah Latuapo, Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku A. J. S. Werisnussa, Sekretaris Keuskupan Amboina RP. Ino Ngutra, Sekretaris MUI Maluku Abdul Manan Latuconsina, para asisten dan staf ahli Bupati Malra, pimpinan OPD Malra, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. (Ghege/MN) 




Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar