Marrin News

Masyarakat Hoat Sorbay Hadirkan Ve’e Kes Yang, Bupati Malra: Kecamatan Lain Harus Meniru


Penanaman Bibit Pohon Mangga Oleh Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun Menandai Pencanangan Ve'e Kes Yang di Kecamatan Hoat Sorbay. Foto/Gerry.

Langgur, Marrinnews.com –
Langkah preventif Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat dengan mengadakan program Ve’e Kes Yang (kebun perbekalan), ternyata mampu menginspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Hoat Sorbay. 

Hal itu terbukti dengan hadirnya kebun massal masyarakat Hoat Sorbay yang berlokasi di ohoi (desa) Tetoad, area kantor Camat setempat. Ve’e Kes Yang milik masyarakat Hoat Sorbay itu sendiri telah dicanangkan oleh Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun, Sabtu (19/9/2020).

Lahan kebun tersebut sebelumnya merupakan lahan tidur penuh bebatuan. Dalam proses pengolahannya, hanya menggunakan peralatan tradisional saja. Meski begitu, masyarakat mampu mengolah dan menjadikannya sebagai suatu kebun. 

Kebun ini berlokasi di ohoi (desa) Tetoad-ibukota kecamatan, area kantor Camat Hoat Sorbay dengan luas lahan kurang lebih 5 hektar. Komoditas tanaman pangan yang ditanam berupa pangan lokal, yakni ubi jalar dan ubi kayu.  

“Strategi ketahanan pangan yang dilakukan oleh Camat, para Kepala ohoi bersama warga masyarakat Hoat Sorbay adalah hal yang sangat luar biasa. Hal ini menunjukan suatu perhatian bahwa program kegiatan ini adalah dari kita, oleh kita dan untuk kita dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional,” ungkap Bupati Malra M. Thaher Hanubun kepada awak media ini.

Program kebun oleh masyarakat saat ini dinilai dapat menjaga stabilitas ketahanan pangan Maluku Tenggara di waktu mendatang, khususnya pangan lokal. Meski demikian, kata Thaher, progres tersebut perlu dibarengi dengan komitmen dan kesadaran masyarakat untuk mengolah sumber daya yang ada di lingkungannya. 

“Kita tak perlu ragu bahwa kedepan masyarakat Malra akan kelaparan, itu tidak mungkin. Kalau kita punya niat dan kemauan tinggi untuk memanfaatkan potensi yang ada, saya yakin ketahanan pangan di daerah ini akan tetap stabil,” ujarnya.

Selain itu, bagi Hanubun, kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen masyarakat menjadi landasan utama terlaksananya suatu program pembangunan, seperti Ve’e Kes Yang. 

“Hari ini pihak Pemerintah Kecamatan, ohoi serta masyarakat yang ada di kecamatan Hoat Sorbay telah menunjukan hal dimaksud. Mereka patut menjadi panutan bagi masyarakat di kecamatan lain,” ucapnya.

“Saya mengapresiasi semua elemen masyarakat yang telah berusaha keras mewujudkan kebun ini. Saya berharap sekaligus juga meminta kepada seluruh masyarakat di kecamatan lain agar meniru Ve’e Kes Yang yang telah dilakukan masyarkat Hoat Sorbay,” pinta Bupati.
Lahan Kebun Ve'e Kes Yang Masyarakat Kecamatan Hoat Sorbay. Foto/GerryNgamel.
Sementara itu, Camat Hoat Sorbay M. Ekan Refra mengatakan, dalam menghadapi masa Pandemi Covid-19 ini, sektor pertanian telah berkontribusi besar dalam menjaga ketersediaan pangan lokal bagi masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.  
 
Untuk itu, menurut Refra, guna memastikan produksi pangan dan produktifitas pertanian senantiasa tetap terjaga, masyarakat harus siap siaga. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk dijadikan sebagai sumber ketersediaan pangan.

“Kami masyarakat di Kecamatan Hoat Sorbay merasa sangat perlu untuk menghadirkan kebun Ve’e Kes Yang ini. Kami bersungguh-sungguh dan akan senantiasa bekerja sama untuk mengamankan program Pemerintah demi meningkatnya ketersediaan pangan lokal,” katanya.

Ekan menandaskan, dengan adanya pemanfaatan lahan kosong di wilayah yang dipimpinnya itu, dipastikan stok ketahanan pangan bagi masyarakat setempat, bahkan ke warga desa tetangga senantiasa dapat terpenuhi. (Gerryngamel/MN)




Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar