Marrin News

Panen Perdana Ve'e Kes Yang DPMPTSP Petak 36 di Masa Pandemi Covid-19

Panen Perdana Ve'e Kes Yang DPMPTSP Petak 36. Foto/GG.

Malra, Marrinnews.com -  Pemerintah daerah Maluku Tenggara pada Sabtu (15/8/2020) menggelar panen perdana di Ve'e Kes Yang. Panen perdana itu dipimpin langsung Bupati M. Thaher Hanubun.

Panen bersama masyarakat ini dilaksanakan pada lahan petak 36 yang dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Adapun tanaman yang dipanen saat itu, berupa sayur bayam hijau dan bayam merah serta kangkung cabut.

Hasil panen tersebut dibagikan kepada para Biarawati, tokoh agama dan pihak Panti Asuhan di wilayah setempat.

Bupati M. Thaher Hanubun bersama Kepala Dinas PMPTSP Malra M. Tukloy. Foto/GG.

Kepala DPMPTSP M. Tukloy mengatakan, keberadaan Ve'e Kes Yang merupakan suatu bentuk dorongan dan motivasi Pemda Malra kepada masyarakat untuk bercocok tanam sebagai sumber cadangan pangan lokal dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

“Gerakan ini sendiri telah berhasil menggerakan seluruh komponen masyarakat, mulai dari petani, PNS, TNI dan Polri. Buktinya, elemen yang ada kini giat melakukan gerakan berkebun dengan memanfaatkan lahan tidur yang terbengkalai dan ditanami ubi kayu, ubi jalar, jagung dan sayuran,” kata Tukloy di Langgur, Sabtu (15/8/2020).

Tukloy menjelaskan, Ve'e Kes Yang yang dikelola DPMPTSP ini mulai ditanami sejak 20 Juli 2020 dan dilakukan panen setelah 25 hari berjalan.
“Akhirnya setelah 25 hari, kami bisa merasakan hasilnya. Ada hikmah besar yang diambil dari sini, yaitu semangat kerjasama dan kebersamaan dari semuanya,” ungkapnya.

Menurut Tukloy, hasil pekerjaan yang telah dan akan dilakukan di Vee Kes Yang DPMPTSP Petak 36, meliputi pembuatan bedengan sebanyak 20 bedeng dengan memanfaatkan bambu dan media tanah yang dimasukan dari luar areal. 

Menyediakan wadah 400 buah karung dan 40 polybag untuk menanam sayuran, membangun 2 unit menara air, jaringan pipa, slang drip dan sprinkler untuk sistem irigasi yang efektif.

Membangun 6 Rak model pertanian Vertikultur dengan Polybag dan Botol wadah untuk Urban Farming, para-para semai untuk memastikan ketersediaan bibit untuk budidaya berkelanjutan, jaringan pengawasan dan pengendalian melalui Outdoor CCTV wireless for android, dan membangun 1 Unit Pondok Kebun ukuran 5m x 7m.

Ia menambahkan. DPMPTSP juga melakukan beberapa kegiatan In house training atau pelatihan internal.
Tukloy berharap, Ve’e kes Yang DPMPTSP bisa menginspirasi munculnya inovasi dan kreativitas petani muda Maluku Tenggara sesuai karakteristik lahan dan iklim di wilayah ini.

“Selain itu, dapat memunculkan petani milenial yang berkebun menggunakan cara modern dengan memanfaatkan teknologi kekinian,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati M. Thaher Hanubun menyatakan, dibalik hadirnya pandemi Covid-19 telah mampu mengubah karekateristik masyarakat Maluku Tenggara untuk lebih giat berkebun.

“Kalau tidak ada Covid, Kebun ini pasti tidak ada vdan pastinya kita tidak bisa melaksanakan panen seperti ini,” katanya.

Menurut Thaher, lahan perkebunan di area kantor Bupati Baru ini pada dasarnya dipenuhi bebatuan dan tandus. Meski begitu, kata dia, walaupun diatas tanah nan tandus, tapi dengan kemauan keras dan didorong oleh pengetahuan sehingga Dinas Pertanian Malra mampu mengubah lahan tersebut menjadi lebih bermanfaat dalam membantu menjamin ketersedian pangan lokal bagi masyarakat sekitar.

“Kalau mau dilihat memang tidak masuk akal, bagaimana mungkin diatas bebatuan ini bisa tumbuh tanaman yang subur. Tetapi karena dengan akal dan pengetahuan yang tinggi, kita mampu mengelolah lahan bebatuan ini menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat bagi manusia,” ujarnya.

Orang nomor satu di bumi Larvul Ngabal ini menegaskan, hasil produksi Ve'e Kes Yang yang dikelola Pemda semata-mata bukan untuk mengganggu kestabilan pasar ataupun ekonomi masyarakat petani. Namun, keberadaan pasar ini sendiri untuk membantu masyarakat marginal perkotaan yang tidak bisa berkebun karena tidak memilikii lahan kebun.

“Hasil panen dari kebun ini juga nantinya bukan untuk para ASN tetapi akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tandas Hanubun. (MN-16)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar