Marrin News

Komunitas Gowes Malra-Tual Gelar Gowes Silatuhrami Kemerdekaan

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun pimpin Gowes Silatuhrami Team Gowes Malra-Tual, Minggu (16/8/2020). Foto/GG. 

Malra, Marrinnews.com - Dalam rangka semarak HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan warga pecinta Gowes dari berbagai komunitas di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual menggelar Gowes Silatuhrami Kemerdekaan, Minggu (16/8/2020).

Gowes Kemerdekaan itu diselenggarakan oleh komunitas Gowes Family dengan melibatkan kurang lebih 165 peserta dari berbagai komunitas yang ada di Kepulauan Kei. Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun turut berpartisipasi langsung dalam Gowes ini. 

Rute Gowes dengan titik start di rumah dinas Bupati Malra. Selanjutnya peserta menyusuri jalan utama Kota Tual hingga ke Langgur-Maluku Tenggara. Peserta kemudian balik kembali ke ke Kota Tual dan menyusuri daerah pesisir Dullah Utara hingga Selatan dan berakhir di desa Mangon.

“Awalnya kita menargetkan 200-an peserta tetapi yang hadir di kegiatan ini berjumlah kurang lebih 165 Goweses,” sebut Ketua Komunitas Gowes Family Hady Banjar usai gelaran Gowes.

Hady mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan saat itu untuk memeriahkan HUT RI ke-75. Sekaligus membangun solidaritas antar sesama Goweser di Kepulauan Kei.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap dapat mempererat jalinan silatuhrami kita dan menumbuhkembangkan semangat perjuangan para pejuang Kemerdekaan,” ujar dia.

Banjar menambahkan, lewat event ini dapat melatih generasi muda untuk senantiasa mencintai negaranya sendiri. Serta mencintai setiap warisan perjuangan para pejuang dengan cara mengisinya dengan semangat ber-Indonesia Maju.

Sebagai pencinta Gowes, Hady berkeinginan untuk menggabungkan komunitas Gowes di Kepulauan Kei dalam satu komunitas saja. Hal itu, kata dia, agar tidak ada perbedaan.
“Lewat kegiatan ini, kedepan kita ingin menggabung semua komunitas yang ada menjadi satu, sehingga tidak ada pilah-pilah lagi. Kita keluar semua dengan satu,” katanya.

“Dengan begini, kita merasa bahwa negeri Evav-negeri beradat ini menjadi pijakan menyatukan semua orang. Jadi, baik dia dari Jawa, Bugis, Buton ataupun suku lainnya, tapi kalau sudah berada di tanah Kei berarti tidak ada lagi perbedaan, kita semua anak Kei, kita semua satu,” tandasnya. 

Usai Gowes, para peserta mengikuti 
senam SKJ 99 dan goyang Meti Kei yang dipimpin langsung Bupati Malra. Ada juga hiburan kemeriahan lainnya, yakni bagi-bagi hadiah oleh pihak penyelenggara. (MN-16) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar