Marrin News

27 PKL di Malra Terima Paket Bantuan Sarana Perdagangan

Bupati Malra M. Thaher Hanubun bersama Kadis Perindagnaker dan Kadis Sosial serta Para PKL Penerima Bantuan, Sabtu (15/8/2020). Foto/GG. 

Malra, Marrinnews.com –
Sebanyak 27 pelaku usaha Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) dan 4 kelompok pasar wisata-malam di Kabupaten Maluku Tenggara menerima paket bantuan sarana perdagangan dari Kementerian Perdagangan RI. 

Paket bantuan tersebut disodorkan kepada para penerima manfaat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Maluku Tenggara. 

Bantuan itu sendiri telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati M. Thaher Hanubun, Sabtu (15/8/2020). Bertempat di lokasi Ve'e Kes Yang-area Perkebunan Kantor Bupati Baru.

Kepala Dinas Perindagnaker M. A. Jabkenjanan mengatakan, penyerahan paket bantuan sarana perdagangan ini merupakan kelanjutan penyerahan saat peresmian pasar rakyat di Elat Kecamatan Kei Besar beberapa waktu lalu. 

Bantuan yang telah diserahkan itu, berupa 9 buah kulbox bagi 9 pelaku usaha penjual ikan, 10 gerobak dagang bagi 10 pelaku usaha kuliner dan 2 tenda bagi 2 Kelompok Usaha Kuliner. 

“Jadi, sisa dari paket bantuan sarana usaha perdagangan dimaksud inilah yang diserahkan hari ini bagi PKL di wilayah pulau Kei Kecil,” ungkap Jabkenjanan di Langgur, Sabtu (15/8/2020).

Jabkenjanan menjelaskan, program bantuan sarana usaha Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) dari Kementerian Perdagangan RI di tahun 2020 ini, berupa kulbox, gerobak dagang dan tenda.

“Bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk mendukung pemberdayaan usaha mikro pedagang pasar dan pedagang kreatif lainya. Sehingga dapat terus maju dan berkembang sekaligus sebagai penggerak perekonomian daerah,” terang dia.

Menurut Jabkenjanan, untuk mendukung pemberdayaan usaha mikro para pedagang di negeri berjuluk Larvul Ngabal, Pemerintah pusat maupun Pemkab Maluku Tenggara telah melakukan langkah-langkah strategis untuk mewujudkan sarana dan prasarana usaha perdagangan. 
“Selain pasar, rumah produksi, mesin dan peralatan pendukung yang representatif bagi pedagang atau pelaku usaha, wujud lainnya yakni melalui pemberian paket bantuan sarana usaha perdagangan seperti yang diserahkan saat ini,” katanya.

Jabkenjanan merincikan, paket bantuan tersebut, yakni 4 unit tenda diberikan masing-masing kepada kelompok pasar wisata ohoi Wab dan Rumadian serta kelompok pasar malam ohoi Debut dan Ohoijang.

Sementara 18 unit Kulbox diserahkan kepada 18 penjual ikan di pasar Langgur.  Sembilan unit gerobak dagang kepada penjual bakso dan soto, masing-masing yakni 3 orang pelaku usaha di ohoi Langgur, 2 orang dari ohoijang, 3  ohoi Watdek dan 1 pelaku usaha lainnya dari ohoi Debut. (MN-16)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar