Marrin News

Tepat Waktu, PT. PLN UP3 Tual Lakukan Pemeliharaan Jalis Terpadu

Aktivitas Perbaikan Jaringan Listrik di Area Watdek-Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (25/7/2020).  Foto/GG. 

Malra, Marrinnews.com – PT. PLN UP3 Tual melakukan perbaikan dan perawatan jaringan listrik di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, Sabtu (25/7/2020). Proses itu diikuti dengan pemadaman listrik selama 7,5 jam.

Proses perbaikan jaringan listrik saat itu dapat diselesaikan tepat waktu. Bahkan, listrik dapat kembali dinyalakan normal setengah jam lebih awal (16.30 WIT) dari waktu yang ditentukan, yakni pukul 17.00 WIT.

“Rencananya, pemadaman saat itu akan berlangsung selama 8 Jam, mulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIT. Namun, karena tim yang ada dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, sehingga listrik dapat dapat kembali diaktifkan setengah jam lebih awal dari waktu yang telah ditentukan,” kata Manager PT. PLN UP3 Tual Alexander J. Manuhuwa di Langgur, Sabtu (25/7/2020) sore.

Manuhuwa menjelaskan, aktivitas yang dilangsungkan  merupakan bagian dari pemeliharaan terpadu terhadap jaringan pembangkit listrik. Pemeliharaan dimaksud berupa perbaikan-perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh dalam satu hari kerja.

Menurut dia, strategi tersebut dilakukan agar menghindari pemadaman listrik berulang kali.

“Misalnya, hari ini pangkas pohon dan lampu dimatikan, lalu esoknya lagi perbaikan tiang dan listrik harus dipadamkan lagi. Nah, untuk menghindari hal tersebut maka konsep itu saya rubah dengan konsep pemeliharaan terpadu. Konsep ini sudah dibuat sejak saya berada di sini,” katanya.

“Jadi dalam perencanaan konsep seperti itu, saya gabungkan semua tim kerja dalam aktivitas ini. Sehingga beberapa pekerjaan terkait perbaikan dan perawatan yang dikerjakan dapat terselesaikan hari itu juga,” tambahnya.

Alex ungkap, pemeliharaan yang dilakukan ini berdasarkan hasil inspeksi kondisi komponen pembangkit listrik, seperti jaringan dan gardu distribusi. Inspeksi dilakukan dengan menggunakan alat ukur NDT jenis ultrasonic dan thermovision.

“Dari hasil inspeksi kami atas terjadinya pemadaman listrik beberapa hari kemarin, terindikasi ada gangguan pada beberapa titik lokasi yang harus secepatnya dilakukan perbaikan. Karena apabila hal ini dibiarkan maka kedepannya akan tetap tejadi gangguan yang sama,” beber Manuhuwa.
Manuhuwa merincikan, perbaikan dilakukan pada 15 titik lokasi. Diantaranya, 3 titik di jembatan Watdek, 4 titik di Ohoibun hingga Langgur pantai, belakang kantor Wallikota Tual, dan Pertigaan jalan Pemda-Ohiojang.
Aktivitas Pemindahan Jaringan di Area Jembatan Watdek, Sabtu (25/7/2020). Foto/GG.
Perbaikan saat itu, kata dia, meliputi pergantian isolator tumpu, pemindahan jaringan dari tiang lama (tiang sudah miring) ke tiang beton-lokasi Watdek, perbaikan koneksi jointing-area pertigaan Pemda-Ohoibun pantai hingga ke Langgur, penebangan pohon di lokasi belakang kantor Walikota Tual.

“Dilakukan perbaikan di lokasi Ohoibun hingga Langgur pantai, mengingat ada penyulang express yang melintasi erea tersebut,” katanya.

Sementara itu, menurut Alex, pemadaman total yang terjadi di kabupaten Maluku Tenggara saat aktivitas perbaikan disebabkan karena pasokan listrik di wilayah Malra disuplai oleh dua penyulang (jalur distribusi tenaga listrik), yakni jalur express Nes dan express Langgur.

“Dua jalur itulah yang memikul beban dari gardu hubung yang terletak di kantor Walikota Tual hingga gardu hubung di PLTD Langgur. Dari dua gardu itu, barulah kemudian didsitribusi ke luar kota, seperti yang ada di ohoi Danar, Debut dan Ngilngof. Untuk itulah, maka dampak dari pemadaman total itu meliputi seluruh wilayah di Maluku Tenggara dan sebagian wilayah Kota Tual (sesuai daerah suplay),” jelasnya.

Manuhuwa menegaskan, untuk menjaga stabilitas pasokan listrik maka pemeliharaan andal pada jaringan listrik sangat penting untuk dilakukan. Dengan begitu pelanggan di kedua wilayah di Kepulauan Kei bisa terus menikmati listrik dengan baik dan lancar.

“Semoga dengan kegiatan yang telah kami lakukan ini dapat bermanfaat dan menghindari gangguan yang berulang-ulang,” tandasnya. (MN-16)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar