Marrin News

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tak Bernyawa di Pesisir Pantai Desa Weduar

Prosesi Evakuasi Mayat yang Ditemukan Di Sekitar Pantai Desa Weduar-Kecamatan Kei Besar Selatan Kabupaten Maluku Tenggara. Foto/HumasPolresMalra

Malra, Marrinnews.com - Warga Desa Weduar Kecamatan Kei Besar Selatan Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (31//2020) sore dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas. Pria tersebut ditemukan terdampar di pesisir pantai desa Weduar sekitar pukul 15.30 WIT.

Kapolsek Kei Besar Selatan IPTU Ferry Solamede dalam rilis Pers yang diterima Marrinnews.com mengungkapkan, mayat pria tersebut ditemukan oleh dua orang ibu rumah tangga-warga desa Weduar, yakni Oktovina Sakul-OS (45) dan Inawati Rahayaan-IR (49).

“Menurut keterangan saksi OS dan IR, saat itu mereka sedang mencari gurita di sekitar pantai. Namun, tiba-tiba mereka terkejut saat melihat sesosok mayat tergeletak disekitar situ,” ungkapnya.

Solamede menjelaskan, mayat tersebut ditemukan dalam keadaan terlentang tanpa mengenakan baju. Pria itu hanya menggunakan celana pendek berwarna putih serta memakai ikat pinggang berwarna hitam.

Menurut Kapolsek bahwa saat ditemukan, tubuh mayat dimaksud sudah dalam kondisi  membengkak.
“Diperkirakan telah meninggal sekitar 2 hari yang lalu,” beber dia.

Ferry mengaku, setelah mendengar informasi dari warga, sekitar pukul 15.45 WIT personil Polsek Kei Besar Selatan langsung bergegas ke lokasi penemuan mayat.

“Kemudian sekitar pukul 16.30 WIT, tim kesehatan Puskesmas Weduar dibawah pimpinan dr. Elen Riri bersama 2 rekan lainnya ikut tiba di lokasi,” ujarnya.

IPTU Solamede mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Polisi dan pihak Kesehatan, mayat itu diperkirakan berasal dari motor pencari telur ikan yang sering beroperasi di perairan Desa Weduar.

“Setelah pemeriksaan pada pukul 17.00 WIT, jasad Pria tanpa identitas ini dimasukan kedalam kantong jenazah dan dievakuasi menuju Puskesmas Weduar untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Berdasarkan temuan ini, kata Ferry, pihak Polsek Kei Besar Selatan dan pihak Puskesmas Desa Weduar merekomendasikan agar jenasah pria itu sesegera mungkin dilakukan penelitian lanjutan, mengingat jazad telah membusuk.

“Petugas lalu berkoordinasi dengan Pejabat Desa Weduar untuk selanjutnya dapat memakamkan mayat itu dengan pantas di desa setempat,” tandasnya. (MN-16)

Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar