Marrin News

Kepala PPLP : Langkah Hukum Terhadap Penyebar Informasi Bohong Menunggu Petunjuk Pusat

Tim EFQR ( Eastern Fleet Quick Response) Lanal Tual bersama KP3 Tual dan Syahbandar Tual saat melakukan pemerikasaan seluruh ruangan dikapal
Tim EFQR ( Eastern Fleet Quick Response) Lanal Tual bersama KP3 dan Syahbandar saat melakukan pemeriksaan diseluruh ruangan dikapal


Tual, Marinnews.com.- Tak seperti biasanya, pada Sabtu (4/07/2020) pukul 02:00 wit dini hari Tim Satuan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tual melalui Satuan Tugas Angkutan Laut yang hendak melaksanakan pemeriksaan protokoler kesehatan terhadap 15 kru KN Kalawai 117 tampak terlihat tegang.

Pasalnya KN Kalawai 117 milik Pangkalan Penjagaan Pantai dan Laut (PPLP) Kelas II Tual yang seharusnya sandar dipelabuhan miliknya di Desa Danar Kabupaten Maluku Tenggara terpaksa harus sandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual Dumar Kota Tual lantaran beredar informasi kapal tersebut mengangkut 20 penumpang dari Kota Ambon menuju Danar.

Pantauan Marinnews saat KN Kalawai 117 sandar tepat pukul 03:25 wit langsung disambut Tim Satuan Tugas Covid-19 yang dipimpin langsung Danlanal Tual Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Wisnawa, M.Tr. (Hanla) yang didampingi Kepala PPLP Kelas II Tual Harto S.Mn Kepala Kantor PPN Dumar Silvinus M. Jaftoran,  S.pi M. Si, Kepala Pangkalan PSDKP Tual Sigit Bintoro S.Pi, Kordinator Ke Pelabuhanan UPP Kelas II Tual,Yonas Lermatan, S. Ip, Kasat Narkoba Polres Malra Ipda Keny, Kasat Polairut Ipda H Batmanlusi, Ka Pos KP3 Pelabuhan Laut Tual Ipda F Tethool, Karantina Kesehatan Pelabuhan Andi Zainal dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tual Soleman Malik Rumra.

Saat turun ke Pelabuhan 15 kru kapal langsung menjalani pemeriksaan protokoler kesehatan dimana diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan sebelum dilakukan pemeriksaan suhu badan oleh Tim medis, secara bersamaan Tim EFQR ( Eastern Fleet Quick Response) Lanal Tual bersama KP3 Tual dan Syahbandar Tual melakukan pemeriksaan pada seluruh ruangan dikapal dan  tidak ditemukan 20 penumpang seperti yang diinfokan tersebut. 

Kepada Marinnews Kepala PPLP Kelas II Tual Harto S.Mn mengaku kecewa dan menyayangkan informasi bohong tersebut karena sejak awal dirinya telah mengeluarkan surat perintah kepada Nahkoda KN Kalawai 117 untuk tidak mengangkut penumpang saat kembali kepangkalan.

"Sejak awal selaku Kepala PPLP Kelas II Tual saya telah menegaskan dengan mengeluarkan surat perintah yang ditujukan kepada Nahkoda Kapal KN Kalawai dimana pada saat kembali ke pangkalan tidak diperkenankan mengangkut penumpang sekalipun itu keluarga, sekalipun teman dekat, sekalipun itu aparat," Tegasnya.

"Sekarang kita buktikan dimana pemeriksaan oleh Satuan Tugas Angkutan Laut yang dipimpin langsung Danlanal Tual sebagai ketua Satgas bersama seluruh instansi bahwa ternyata tidak ditemukan 20 penumpang seperti yang telah diisukan tersebut," Ujarnya.

"Teman teman wartawan bisa melihat sendiri fakta yang ada dilapangan dimana tidak terbukti apa yang disangkakan, selaku Pimpinan PPLP Kelas II Tual saya prihatin atas informasi bohong yang telah menyesatkan masyarakat,apalagi dimasa pandemi covid 19 seperti ini," Tambahnya.

Diakuinya informasi bohong tersebut sangat melukai institusi yang dipimpinnya. meski begitu, terkait langkah hukum pihaknya tidak akan gegabah dalam memutuskannya karena masih harus berkoordinasi dan melaporkan kepada pimpinan di pusat.

"Kami memiliki pimpinan juga diatas, tentunya kami tidak bisa gegabah menentukannya, semua kami kembalikan dan menunggu petunjuk dari Pusat," Tegasnya  

Kepala PPLP Kelas II Tual yang diketahui baru bertugas 4 (empat) bulan itu berharap kepada masyarakat Kota Tual dan Maluku Tenggara agar informasi yang telah beredar dicukupkan sampai disini.

Terpisah, Ketua Satgas Angkutan Laut Danlanal Tual Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Wisnawa, M.Tr. (Hanla) mengapresiasi kehadiran, kerjasama serta kesediaan pimpinan PPLP Kelas II Tual dalam pemeriksaan KN Kalawai 117 oleh Tim Satgas.

"Terima kasih yang tulus dan kebanggaan yang luar biasa kami ucapkan kepada PPLP Kelas II Tual atas kerjasama dan saling menghormati serta kekeluargaan antar unsur maritim dalam pembuktian kebenaran kepada Tuhan," Ujar Danlanal.

"Akhirnya kita bisa mendapatkan kebenaran bahwa KN.Kalawai membuktikan kepada seluruh masyarakat Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara mereka tidak membawa penumpang satupun dan disaksikan oleh seluruh Satgas Angkutan Laut yang hadir," Tambahnya.

Danlanal juga menyampaikan rasa bangganya kepada KN.Kalawai selaku Kapal Negara Republik Indonesia tetap menjaga kesucian tugas negara dan memegang teguh kepercayan negara dengan berhasil membuktikan informasi yang di tuduhkan bahwa membawa penumpang adalah bohong.

"Inilah bukti Unsur maritim yang di contohkan KN.Kalawai bahwa kita mampu memegang teguh jati diri negara Republik indonesia, Semoga semuanya dapat terbuka hati dan jiwanya,dan memohon maaf kepada tuhan atas kesalahan yang sudah di perbuatnya," Ucapnya. (MN_86).


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar