Marrin News

Pemda Malra Apresiasi Program PLN Peduli Lingkungan



Foto bersama

Langgur, Marrinnews.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengapresiasi aksi penanaman 1500 anakan pohon di lokasi sumber mata air ohoi Rahareng Atas yang diprakarsai oleh PT. PLN bersama Yayasan Peduli Lingkungan Ain Ni Ain dan KNPI wilayah Kecamatan Kei Besar.

“PLN, Yayasan Peduli Lingkungan Ain Ni Ain dan KNPI sangat luar biasa karena sudah mensiasati supaya hari ini kita semua dapat merasakan betapa pentingnya air dalam kehidupan manusia. Terima kasih, terima kasih untuk semua pihak, terutama anak-anak muda di Kei Besar,” ucap Bupati Malra M. Thaher Hanubun dalam arahannya di ohoi Rahareng Atas, Jumat (5/6/2020).
Kepala PLN UP3 TUAL/MALRA ALEXANDER J. MANUHUA
Kepala PLN UP3 Tual-Malra Alexande J. Manuhua

Atas dedikasi itu, Orang nomor satu di bumi Larvul Ngabal ini mengajak para pemuda untuk bersama-sama bergandengan tangan dengan dirinya guna membangun wilayah Pulau Kei Besar.

“Saya sangat butuh anak-anak muda untuk membangun negeri ini. Saya berharap agar kedepan tidak lagi tunggu moment hari lingkungan hidup baru buat kegiatan, tetapi teruslah setiap harinya membangun negeri ini karena Kei Besar butuh perhatian pemuda,” ujar Thaher.

Bupati Hanubun mengingatkan, bagi  masyarakat setempat agar senantiasa menjaga dan merawat alam sekitar dengan baik.

“Mari katong menjaga alam ini, dengan begitu alam akan menjaga kita. Usahakan agar lingkungan kita harus tetap terjaga. Air harus tetap ada karena tanpa air, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Air itu membersihkan dan menjernihkan tubuh kita,” pintah dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nurjana Yunus turut menyampaikan apresiasinya kepada pihak PT. PLN.

“Syukur, alhamdulilah dan apresiasi tinggi atas gagasan yang sangat baik ini. Dimana PLN begitu peduli dengan keberadaan sumber air di desa Rahareng Atas,” ucap Ana Yunus saat ditemui awak Marrinnews.com usai kegiatan penanaman saat itu.

Mantan Kepala dinas PUPR itu mengatakan, mata air pada kawasan ohoi (desa) Rahareng Atas merupakan penyangga kebutuhan masyarakat di Pulau Kei Besar.

Ia menegaskan, program penanaman kembali pohon di sekitar area sumber mata air adalah progres yang tepat. Mengingat debit air di lokasi tersebut, semakin hari berkurang.

“Semoga dengan upaya ini, debit air akan tetap terjaga dan bertambah lagi,” harapnya.

Disisi lain, Ana mengaku, pihaknya tidak memiliki program kegiatan untuk mengisi peringatan hari lingkungan hidup sedunia kali ini.

Meski begitu, kata dia, program penanaman pohon oleh DLH Malra telah dilaksanakan pada awal tahun 2020. Penanaman itu dilakukan dengan memperhitungkan kondisi musim.

“Kami melihat bahwa kalau menanam pohon di musim kemarau, akan cepat mati. Sehingga kami sudah lebih dulu tanam saat musim hujan awal tahun,” jelasnya.

“Untuk program penanaman pohon ini setiap tahunnya kami laksanakan, tetapi saat musim penghujan saja. Kalau musim kemarau, kami beralih ke menanam bunga di area kota Langgur,” sebut dia.

Program Penanaman Pohon DLH 

Ana menungkapkan, pihaknya akan kembali melakukan penanaman pohon pada area sumber mata air, yakni di ohoi Denbuk-Kecamatan Kei Kecil dan ohoi Evu-Kecamatan Hoat Sorbay. Program itu direncanakan berlangsung di bulan November-Desember (musim hujan).

Kepala dinas Lingkungan Hidup Malra, Nurjana Yunus
Kepala dinas Lingkungan Hidup Malra, Nurjana Yunus. ST
Lebih lanjut menurut Ana, dirinya bersama tim yang terdiri dari 10 orang, saat ini tengah menginventarisasi lokasi sumber daya alam, salah satunya sumber daya air yang berada di wilayah Kei Besar.

“Kami mengukur kualitas, debit serta kandungan kimia dan fisika yang terkandung dalam air tersebut. Dari hasil kajian dan analisis itulah baru akan kami tentukan kebijakan apa dan bagaimana yang harus dibuat,” tandasnya. (Gerry)


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar