Marrin News

Dansatgas Angkutan Laut Pastikan Selalu Tepat Waktu Saat Pemeriksaan Kesehatan

Tampak Kasat Narkoba Iptu A Kenne (Kiri), Kasat Pol Airut Kasat Polairud Polres Malra AKP Abraham Batmanlusy,Dansatgas Angkutan Laut Kolonel Laut (p) I Gusti Putu Wisnawa, M.tr. (Hanla) dan Pengurus PT Spil saat memantau jalanya pemeriksaan kesehatan di pelabuhan Tual, Minggu (7/06/2020)  

Tual, Marrinnews.com.- Sejak Wali Kota Tual Adam Rahayaan S.Ag., M.Si mengeluarkan surat keputusan nomor 280 tahun 2020 tentang pembentukan tim gabungan pengendalian, pengawasan dan penegakan hukum dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dengan lampiran keputusan tertanggal 18 Mei 2020 perihal pembentukan Satuan Tugas Angkutan Laut yang di Ketuai Danlanal Tual Kolonel Laut (p) I Gusti Putu Wisnawa, M.tr. (Hanla) dengan anggota Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Polres Maluku Tenggara dan Kepala Syahbandar Tual terlihat secara kontinyu dan tepat waktu melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap setiap kru kapal barang yang tambat dipelabuhan Yos Sudarso Tual.

Kepada Marrin News Dansatgas Angkutan Laut Kolonel Laut (p) I Gusti Putu Wisnawa, M.tr. (Hanla) mengatakan sejak dipercayakan dirinya selalu konsisten dengan hadir lebih awal sebelum kapal sandar di pelabuhan Tual, hal ini menurutnya agar tidak mengganggu proses bongkar muat barang.

“Sebagai penyedia jasa tentunya perusahan kontener akan berupaya untuk profesional terhadap pelanggan khususnya terhadap barang yang diangkut untuk itu sebelum kapal sandar Satgas Angkutan Laut telah tiba terlebih dulu,” Ujar Wisnawa kepada Marrin News di Pelabuhan Tual, Minggu (7/06/2020).

“Kalo barang lebih cepat datang kan pelanggan akan lebih senang dan lebih percaya itulah yang saya inginkan makanya larut malam, dini hari mau hujan  tetap saja saya turun,” Tambahnya.

Selain itu sambungnya, dengan disiplin terhadap waktu tim satgas secara tidak langsung tidak membebankan perusahan jasa kontener khususnya biaya operasional selama bongkar muat muat dipelabuhan.

“Karena saya mengetahui dikapal bagaimana dari proses sandar harus lego yang melibatkan divisi jaga laut, biaya bahan bakar yang diperlukan serta biaya operasional lainnya yang begitu besar untuk itu saya mengusahakan tidak menunda pemeriksaan kesehatan,” Ungkapnya.

Menurutnya dalam melaksanaan tugas yang dipercayakan, dirinya akan berusaha menjalankanya sebaik mungkin tanpa berharap apapun karena diyakininya semua akan mengalir sebagaimana mestinya apabila tugas yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi serta ikhlas.

“Bagi saya ibaratnya saya tidak akan meminta apapun asalkan kepercayaan sudah kita buktikan bahwa kita mampu melaksanakan tugas dengan baik nanti orang akan berusaha mencari kita,” Tegasnya (MN_86).



Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar