Marrin News

Masuk Desa Yamtel, 14 Nelayan Andon Asal Kendari Dikarantina

KMN Arisan Jaya dan KMN Tanjung Atas asal Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang sementara ditahan dokumennya


Tual, Marrinnews.com.- Langkah pencegahan dari Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Tual dan Maluku Tenggara bersama TNI-Polri serta unsur Maritim dalam mengantisipasi Nelayan Andon (Nelayan kecil dari luar Daerah) dengan menggelar rapat teknis strategis yang berlangsung di Mako Lanal Tual beberapa waktu lalu perlu diapresiasi.

Saat ini Unsur Maritim diantaranya Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas 2 Tual Wilayah Kerja Tayando bersama Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas 2 Tual telah menahan dokumen KMN Arisan Jaya dan KMN Tanjung Atas yang diketahui merupakan nelayan Andon asal Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara saat tiba di Desa Yamtel Kecamatan Tayando Tam Kota Tual.

“Saat tiba sekitar sore hari, kami langsung memeriksa dan menahan Dokumen milik kedua Kapal tersebut dan melarang turun ke darat karena sebagaimana di ketahui kendari merupkan Zona merah” Ujar Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Tayando Abdul malik Tamher kepada Marrin News melalui telephone Selulernya, Kamis (7/05/2020).
Kawilker Pelabuhan Tayando Abdul malik Tamher (Kiri) dan Capt KN.P 364 Ajid Tamher (Kanan)

Lebih lanjut kata dia kelengkapan dokumen kapal dari daerah asal lengkap, selain itu juga melampirkan surat karantina dari daerah setempat, namun begitu, pihaknya tidak mengizinkan dan  melarang untuk beraktifitas didarat sambil menunggu Tim Medis dari Puskesmas Tayando untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Pada Malam harinya tim dari Puskesmas Tayando datang dan memeriksa suhu badan 14 kru kapal, walaupun suhu badan normal namun Tim medis meminta untuk melaksanakan prosedur karantina selama 14 hari dikapal masing masing,” Jelasnya.


10 Kapal Nelayan Andon dari Kendari Dalam Perjalanan Menuju Tayando

Sementara itu Capt KN.P. 364 milik PPLP Kelas 2 Tual Ajid Tamher yang sedang melakukan Patroli Keselamatan Maritim (PATKESMAR) di Perairan Tayando dimana merupakan jalur masuknya para nelayan andon mengatakan selain 2 kapal yang sementara ditahan pihak UPP, direncanakan akan ada 10 kapal nelayan andon dari kendari yang sementara menuju ke tayando.

“berdasarkan informasi yang kami dapat dari pengurus mereka yang ada ditayando atas nama La Ima Total kapal dari kendari berjumlah 12, saat ini 2 sudah ditahan 10 lainnya sementara menuju ke tayando dimana sebagai home basenya,” Beber Capt KN.P 364 Ajid Tamher kepada Marrin News melalui telephone selulernya.
La Ima Pengurus 12 Kapal Nelayan Andon  di tayando

lebih lanjut kata dia peran la ima di Tayando yaitu memasok kebutuhan daun kelapa yang akan di gunakan untuk berburu telur ikan, setelah kebutuhannya terpenuhi mereka akan ke Tual. Untuk pengurus di Tual bernama La Iji diketahui tinggal di fidabot.


“sebanyak 500 lembar daun kelapa sudah dibeli dari masyarakat seharga 2 juta oleh La ima untuk 2 kapal yang saat ini ditahan dokumenya, hal yang sama juga pada 10 kapal yang sementara dalam perjalanan ke Tual,” Jelasnya. (MN_86)


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar