Marrin News

Pulangkan 143 PP, Bupati dan Kapolres Malra Minta Patuhi Protokol Kesehatan

Bupati Malra M. Thaher Hanubun menyerahkan surat keterangan bebas karantina kepada perwakilan pelaku perjalanan
Bupati Malra M. Thaher Hanubun menyerahkan surat keterangan bebas karantina kepada perwakilan pelaku perjalanan


Langgur, Marrinnews.com – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun resmi memulangkan 143 pelaku perjalanan yang dikarantina pada 4 posko karantina terpusat, Senin (27/4/2020).

Pelepasan tersebut, bersamaan dengan pelaku perjalanan yang ada pada posko karantina tingkat kecamatan dan ohoi.

Para pelaku perjalanan yang dipulangkan adalah penumpang yabg tiba di Maluku Tenggara dengan menumpang KM Ngapulu pada Selasa (14/4/2020). Mereka dinyatakan bisa kembali berkumpul bersama keluarga masing-masing, usai menjalani masa karantina 14 hari.

Pelepasan setiap pelaku perjalanan disertai surat keterangan bebas karantina sesuai standar protokol karantina kesehatan.

Pantauan Marrin News pelaku perjalanan diserahkan Tim Gustu Malra ke para camat dan selanjutnya diserahkan ke keluarga masing-masing. Proses evakuasi pemulangan menggunakan mobil milik Pemda Malra.

Ketua Tim Gustu Covid 19 Malra M Taher Hanubun mengatakan, masa karantina merupakan suatu proses pembelajaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan, baik untuk diri sendiri maupun sesama warga lainnya.

Bagi setiap pelaku perjalanan, Bupati Thaher mengingatkan agar protokol kesehatan yang dijalani selama masa karantina dapat tetap diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.

“Setelah sampai di rumah atau kampung (desa) masing-masing, kebiasaan-kebiasaan yang sudah dilihat dan dilakukan disini agar dilaksanakan sebagaimana mestinya,” pintanya.

Orang nomor satu Malra itu menyatakan, dalam proses karantina itu pastinya terdapat banyak kekurangan dalam hal pelayanan.

Meski begitu, menurut dia, dibalik kekurangan itu Pemda sudah berupaya semampu yang bisa dilakukan guna memenuhi kebutuhan pelaku perjalanan selama masa karantina.

Senada hal itu, Ia menegaskan, bukan hanya pelaku perjalanan saja yang harus mendapat perhatian Pemda. Namun, masyarakat Maluku Tenggara diberbagai tempat lain juga membutuhkan perhatian itu.

Disisi lain, Pemda Malra melalui Tim Gugus Tugas bukan hanya menangani persoalan kebutuhan masyarakat, melainkan juga tentang tindakan-tindakan pencegahan guna meminimalisir sebaran virus corona.

“Dalam hal pelayanan, sebagai manusia tentu ada kekurangannya, Tidak bisa tidur nyenyak ditempat yang nyaman dan makan pun hanya seadanya saja.Tapi itulah yang bisa Pemda berikan, karena bukan saja disini tapi ditempat lain juga butuh hal yang sama,”
Ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Malra AKBP Alfraris Pattiwael S.Ik berharap para pelaku perjalanan dapat menjadi corong Pemerintah daerah dalam mewujudkan upaya penanganan dan pencegahan virus Corona.

“Jangan sampe basudara semua berpikir bahwa keluar dari sini sudah dalam kondisi sehat, sehingga merasa bebas untuk melakukan apa saja diluar sana. Apalagi sampai tidak memperdulikan lagi protokol kesehatan yang berlaku,” ujarnya.

Selaku Wakil Ketua II Tim Gustu Covid Malra, Pattiwael mengingatkan, komitmen protokol kesehatan harus tetap dijalankan selama pandemi Corona.

“Rajin cuci tangan, tetap jaga jarak dan tidak bersentuhan fisik, tetap dirumah saja, selalu pakai masker saat diluar rumah. Mari bersama kita lawan Corona melalui perilaku kita untuk menyampaikan informasi-informasi penting terkait penanganan Covid 19 di setiap lingkungan dimana kita berada,” imbau Pattiwael.

Selaku penanggung jawab utama dalam masa pandemi ini, Baik Bupati maupun Kapolres Malra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang sejauh ini telah berpartisipasi langsung dalam upaya mengendalikan sebaran wabah Corona di Bumi Larvul Ngabal.

“Terima kasih untuk para relawan, tim dokter dan tenaga medis, Anggota TNI/Polri dan basudara semua yang sudah bersama-sama menjalankan dengan baik proses karantina selama ini. Semoga semua upaya yang telah kita lakukan dapat mengendalikan sebaran virus Corona di daerah kita ini,” ucap Bupati dan Kapolres.

Turut hadir dalam prosesi pelepasan, Sekertaris Tim Gustu Mohtar Ingratubun, Kadis Kesehatan dr. Katrinje Notanubun, Danlanal Malra Letkol Laut (P) I Gusti Putu Wisnawa, Dandim 1503 Malra Christian Mario Noya, Danlanud Dumatubun Langgur Letkol Pnb. Yulianto Nurcahyo.

Untuk diketahui, pelaku perjalanan yang sudah dipulangkan, masing-masing pada lokasi SMEA berjumlah 72 orang, SMK Kelautan 31 orang, SMA Al-Hilal 16 orang, SD Inpres Watdek 21 orang, dan SMP Unggulan 3 orang. (Gerry)


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar