Marrin News

Kehadiran Bupati dan Tim Gustu Covid-19 Malra Bawa Berkah Bagi Kecamatan KKTS

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun bersama Tim Gustu saat berada di Ohoi (Desa) Danar Kecamatan KKTS
Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun bersama Tim Gustu saat berada di Ohoi (Desa) Danar Kecamatan KKTS 

Langgur, Marrinnews.com – Camat Kei Kecil Kecil Timur Selatan (KKTS) Viktor Ohoira menyatakan, pihaknya terkendala dalam menentukan keberadaan tempat karantina bagi pelaku perjalanan di wilayah setempat. Akibatnya, hampir sebagian besar pelaku perjalanan yang tiba dengan KM. Ngapulu beberapa waktu lalu menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Menurut Ohoira, dari sejumlah ohoi (desa) di wilayah Kei Kecil Timur Selatan yang memiliki tempat karantina khusus bagi warga pelaku perjalanan, saat ini hanya ada di Elar Let.

“Memang ada di Ohoi Mar juga tetapi setelah kami cek kambali, ternyata mereka (pelaku perjalanan) di Ohoi itu sudah menyebar ke rumah masing-masing,” ungkap Camat KKTS kepada awak media di Ohoi Danar, Sabtu (4/4/2020).

Dari 98 pelaku perjalanan yang tersebar di seluruh wilayah desa masing-masing, katanya, hampir 90 persen memilih menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Hal ini lantas sangat menyulitkan Pemerintah setempat dan tim medis melakukan pemantauan dan penanganan medis.

Meski demikian, Ohoira mengatakan, seiring kehadiran Bupati Thaher Hanubun bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Malra pada Sabtu (4//4/2020) kemarin telah memberikan jawaban atas kendala yang dihadapi pihaknya.

“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Pa Bupati bersama Tim, dimana atas instruksi Bupati saat itu maka dengan sendirinya ada jawaban atas kendala yang dihadapi. Sekaligus ada jalan yang terbuka bagi kami untuk mengoptimalkan keberadaan tempat-tempat karantina yang telah ditentukan,” katanya.

Untuk diketahui, Bupati M. Thaher Hanubun dalam arahannya kepada para Kepala Ohoi, Camat maupun Penjabat Kepo saat meninjau keberadaan pelaku perjalanan, secara tegas meminta untuk pimpinan di Ohoi setempat menyediakan tempat karantina khusus bagi pelaku perjalanan di tiap-tiap Ohoi. Permintaan orang nomor satu Malra ini agar dapat mempermudah pemerintah dan tim medis dalam melaksanakan tanggung jawab masing-masing di tengah situasi pandemi virus Corona.

Pada kesempatan tersebut Bupati Malra langsung menginstruksikan penggunaan SMA Raudah Danar sebagai salah satu lokasi karantina bagi para pelaku perjalanan yang berada di ohoi-ohoi sekitar. Sementara untuk ohoi-ohoi lainnya di wilayah KKTS dapat menyesuaikan penggunaan fasilitas gedung milik Pemerintah.

Lebih lanjut, Camat KKTS Viktor Ohoira berkomitmen untuk mewujudkan harapan Pemda Malra dalam menangani situasi pandemi Covid-19 saat ini. Baginya, kerjasama dan koordinasi yang itens dilakukan, baik antara Pemda melalui Tim Gugus Tugas dan Pemerintah di setiap wilayah kecamatan maupun desa dapat mempermudah penanganan pandemi ini.

“Saya akan terus berkoordinasi dengan para kepala Ohoi ataupun Penjabat serta pengelola fasilitas yang ada sehingga bangunan-bangunan yang ada dapat segera digunakan untuk menampung pelaku perjalanan,” ujarnya.

Disisi lain, Ohoira mengaku, ada penolakan dari warga Elar Let terhadap pelaku perjalanan yang rata-rata adalah mahasiswa dari Ohoi itu sendiri. Namun, katanya,  setelah pihaknya memberikan sosialisasi ditambah lagi dengan kehadiran Bupati dan Tim Gustu beberapa waktu lalu telah dapat menyadarkan pemahaman masyarakat di desa itu.

“Waktu kami dengar kejadian penolakan itu, saya dan beberapa staf serta pihak kepolisian langsung menuju ke Ohoi itu.
Alhamdulilah, saat ini semua pelaku perjalanan di Elar Let sudah dapat diterima keberadaanya dan ditempatkan di salah satu rumah khusus selama masa karantina,” tandasnya. (Gerry)



Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar