Marrin News

Update Covid-19 Malra (27 Maret 2020), Kondisi ODP 01 Membaik



Konferensi Pers Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid - 19 Maluku Tengggara (Malra). 


Langgur, Marrinnews.com - Tim Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Tenggara kembali memperbaharui informasi terkini terkait jumlah kasus dan progres penanganan Corona Virus di sejumlah wilayah setempat.

 Hingga Jumat, (27/3/2020) siang ini, tidak ada pertambahan kasus Covid -19 di wilayah Maluku Tenggara.

Dalam hal ini jumlah orang dalam kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan) masih tetap 2 orang.

Menurut Notanubun, untuk ODP 01 sebagaimana hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan Kamis (26/3/2020) malam oleh pihak medis menunjukan kondisi ODP tersebut semakin membaik.

“ODP 01 tadi malam telah dilakukan pemeriksaan ulang, baik pemeriksaan darah maupun radiologi. Dari hasil itu menunjukan ODP 01 dalam keadaan yang tidak perlu dikhawatirkan. Semoga setelah empat belas hari ini, kondisi ODP 01 sudah normal dan sudah boleh dipulangkan,” jelas dr. Ketty Notanubun dalam Konfrensi Pers, Jumat (27/3/2020).

Sementara untuk ODP 02, kata dia, hari ini (Jumat, 27/3/2020) akan dilakukan pemeriksaan darah dan radiologi.

Hasil pemeriksaan ODP 02 akan dapat diinformasikan pada esok hari.

Notanubun menyebutkan, dua ODP dimaksud, diantaranya ODP 01 berjenis kelamin perempuan (38). Saat ini, sementara menjalani rawat jalan dengan riwayat perjalanan dari luar negeri (Abu Dhabi). ODP 01 ditetapkan pada Senin (23/3/2020).

ODP O2 berjenis kelamin laki-laki (51). Saat ini Sementara menjalani rawat inap di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur dengan riwayat perjalanan dari luar daerah (Jawa dan Bali). ODP 02 ditetapkan pada Rabu (25/3/2020).

“Kedua ODP tersebut akan tetap dilakukan pemantauan selama 14 hari untuk dilakukan pemeriksaan ulang,” tegasnya.

Sementara dalam upaya pencegahan pandemi ini, peran tokoh adat di negeri berjuluk Larvul Ngabal ini kembali dilibatkan.

Sesuai release pers Tim Satgas, pada Kamis (26/3/2020) dilaksanakan upacara ritual adat lanjutan di wilayah Kecamatan Kei Besar dan Tamangil.

Ritual adat dilakukan oleh Dewan Adat yang terdiri dari para Rat (Raja) Ur Siuw dan Lor Lim.

“Prosesi adat ini merupakan manivestasi kebudayaan suku Kei, agar sekiranya Kepulauan Kei dapat terhindar dari bahaya penyebaran Covid-19,” ujar Notanubun.

Pada hari yang sama, upaya lain juga dilakukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Malra.

Dimana oleh FKUB melaksanakan sosialisasi terkait himbauan Bupati Malra dan maklumat Kapolri terkait Covid-19 di 6 Kecamatan yang berada didaratan pulau Kei Kecil.

Menurut Notanubun, akhir-akhir ini muncul isu-isu negatif di media sosial terkait Covid-19. Menyikapi hal itu, katanya, pada Kamis (26/3/2020) bersama anggota Gugus Tugas serta Direktur dan seluruh Kepala ruangan rumah sakit telah melakukan pertemuan di RSUD Karel Satsuitubun Langgur guna membahas isu-isu tersebut.

Pemeriksaan rutin bagi penumpang Maskapai Penerbangan Wings Air dan Susi Air pada Bandar Udara Karel Satsuitubun Langgur masih masih dilakukan tim Satgas. Dari data yang dihimpun, pada Kamis (26/3/2020) telah dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang sejumlah 137 orang.

“Hasil pemeriksaan menyebutkan tidak ditemukan gejala penderita covid-19 (negatif),” ungkap Notanubun.

Lanjutnya menyebutkan, pemeriksaan rutin juga dilakukan terhadap 179 penumpang di pelabuhan motor Watdek dan 60 penumpang di pelabuhan motor Elat.

“Hasil pemeriksaan menunjukan tidak ditemukan gejala penderita covid-19 (negatif),” katanya. Pada, Kamis (26/3/2020) sekira pukul 20.00 WIT telah dilakukan juga pemeriksaan bagi pelaku perjalanan di hotel dan penginapan di daearah setempat.

Menurut dr. Ketty pemeriksaan di Hotel Syafira dilakukan bagi 1 tamu laki-laki asal Surabaya. Hotel Suita sebanyak 2 orang, diantaranya 1 laki laki asal Makassar dan 1 perempuan asal Ambon yang check in tanggal 24 Maret 2020.

Sedangkan di penginapan Surya Inn Pemda terdapat 2 orang laki-laki asal bogor dan Bekasi. Kedua orang ini check in tanggal 22 Maret 2020.

“Hasil pemeriksaan terhadap semua tamu hotel tersebut diatas negatif (tidak ditemukan gejala penderita covid-19).

Lanjutnya mengatakan, pada Kamis (26/3/2020) terdapat laporan dari masyarakat bahwa ada 2 Mahasiswa berjenis kelamin 1 Laki-laki dan 1 Perempuan yang baru kembali dari Malang dan bertempat tinggal di Belakang Hotel Dragon.

Notanunbun menjelaskan, kedua mahasiswa tersebut telah dilakukan pemeriksaan tim medis dan hasilnya negatif (tidak ditemukan gejala penderita covid-19).

Sesuai laporan Tim Satgas pada Jumat (27/3/2020), sejak pagi tim tengah melakukan penyemprotan disinfektan pada Lokasi BNI Langgur, BRI Unit Langgur, Hotel Vilia Langgur, Hotel Dragon Langgur, Bank Moderen Langgur, Rumah Sakit Hati Kudus Langgur, Kantor Dinas Pertanian, Kantor Bappeda, Kantor Dinas Pendidikan, dan Hotel Suita. Aksi ini melibatkan pihak BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, TNI dan Polri. (Gerry) 
Maluku Tenggara, Covid -19

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar