Marrin News

Lantik 27 Pejabat Struktural, Bupati Malra: Perlu Ada Regenerasi

Bupati Maluku Tenggara H. M. Thaher Hanubun


Langgur, Marrinnews.com.– Bupati M. Thaher Hanubun melantik dan mengambil sumpah 27 Pejabat Administrator lingkup Pemkab Malra yang berlangsung di ruang kerja Bupati, Jumat (20/3/2020) sore.

Pantauan Media ini 27 pejabat yang dilantik diantaranya Eselon II sebanyak 2 orang, Eselon III sebanyak  22 orang dan Eselon IV sebanyak 3 orang.

Bupati Thaher Hanubun dalam sambutannya mengungkapkan, pelantikan yang dilakukan berulang-ulang bagi insan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menduduki suatu jabatan  merupakan konsekuensi dari perubahan aturan yang berlaku.

“Seseorang dengan jabatan lama, seperti sekertaris dinas  tetapi 2 atau 3 bulan kemudian dilantik lagi dalam jabatan yang sama. Itulah konsekuensi dari sebuah perubahan,” jelasnya.

Terkait perubahan itu, MTH meyakini, setiap ASN pasti memahami setiap konsekuensi atas perubahan itu sendiri.

Dia mengaku, dalam beberapa waktu kedepan akan dilakukan kembali seleksi jabatan bagI ASN lingkup Pemda Malra. Hal ini, katanya, dilakukan mengingat beberapa jabatan akan kosong.

“Beberapa ASN akan memasuki masa pensiun. Sehingga dalam waktu dekat ini, kita akan kirim surat pemberitahuan untuk seleksi jabatan Eselon II,” ungkap Bupati.

Proses seleksi yang terus-menerus dilakukan, pasti akan memunculkan pertanyaan publik. Orang nomor satu Malra menjelaskan, proses seleksi sebagaimana dimaksud dilakukan sebagai suatu sistem regenerasi-pembaharuan.

Menurut Bupati MTH, setiap generasi memiliki ciri dan karateristik personaliti tersendiri. Seperti halnya generasi the baby boom (lahir antara 1946-1964), the baby bust-gen X (lahir antara 1965-1976), the echo the baby boom-gen Y (generasi millenial yang lahir 1977-1997) dan generasi selanjutnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Maluku ini mengatakan, generasi the baby boom adalah generasi yang sudah ketinggalan zaman. Untuk itu perlu ada pembaharuan generasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Yang saya kejar sekarang sekarang adalah generasi X karena mereka sangat terbuka dan mau menerima kritikan serta masukan. Selanjutnya, saya akan kejar lagi generasi millenial (gen Y) yang ada di Eselon III dan IV,” ujarnya.

Dirinya menegaskan, apabila dalam tahapan seleksi nanti tak diketemukan kriteria sebagaimana dinginkan dalam generasi X, maka tentu akan di cari pada generasi Y.

“Di Maluku Tenggara saat ini, generasi terbanyak adalah generasi Y. Generasi ini serba modern dan ketika dikasih jabatan, mereka pasti langsung berpikir dan bertindak cepat,” katanya.

Senada hal itu, Bupati meminta, khusus bagi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) setempat untuk menyiapkan generasi selanjutnya, yakni Eselon III.

“Apabila sudah dilakukan seleksi uji kelayakan bagi golongan Eselon III tapi tidak ditemukan, kita turun lagi cari di golongan Eselon IV,” tegasnya.

Bupati meyakini, golongan Eselon IV terdapat banyak ASN yang memiliki kemampuan.

“Mereka punya kemampuan, hanya saja belum memiliki kesempatan,” sebutnya.

Meski begitu, menurut Bupati, apabila di golongan dimaksud tidak diketemukan juga, maka perlu untuk merekrut pegawai PPPK.

“Maluku Tenggara memiliki SDM dengan potensi-potensi berbakat.  Saya berharap, kita tanpa mengenal perbedaan, baik golongan, suku, ras ataupun agama. Jangan kita pilih berdasarkan perasaan tetapi pilih karena yang bersangkutan memiliki kemampuan untuk bersama-sama membangun negeri ini,” pintanya. (Gerry)

Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar