Marrin News

Muatan KM Panji Saputra Yang Hilang Ditemukan Warga Tual, Tim Kemanusiaan Gelar Pencarian Korban

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tual Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Wisnawa, M.Tr (Hanla) dan Komandan Lanud D. Dumatubun Malra Letkol Pnb Yulianto Nurcahyo saat ditemui wartawan usai pencarian korban KM Panji Sejahtera pada Rabu,(22/01/2020) 

Tual, Marrinnews.com.- KM. Panji Saputra yang mengangkut 25 drum BBM jenis avtur milik Kodam XVI/Pattimura Ambon ke Saumlaki Kabupaten Maluku Tenggara Barat berangkat pada (07/01/2020) diketahui hilang kontak sejak 13 Januari 2020 kini Warga Desa Tayando Ohoiel dan Desa Tayando Yamru Kecamatan Tayando Tam Kota Tual pada (20/01/2020) menemukan barang yang diduga berasal dari KM Panji Saputra.

Mendengar informasi tersebut Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tual Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Wisnawa, M.Tr (Hanla) dan Komandan Lanud D. Dumatubun Malra Letkol Pnb Yulianto Nurcahyo menginisiasi aksi kemanusian pencarian korban KM. Panji Saputra dengan mengajak unsur maritim diantaranya PSDKP, PELNI, ASDP, Imigrasi juga Unsur Polri serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Pantauan media ini sebelum melakukan pencarian Tim Kemanusiaan menggelar rapat di Lanal Tual setelah itu dilanjutkan dengan melakukan pemetaan pencarian di MCC Tual Naval Base kemudian menyepakati pencarian dengan menggunakan 2 Buah Sea Rider milik PSDKP Tual dan Lanal Tual pada pesisir pulau yang ada di Kota Tual.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tual Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Wisnawa, M.Tr (Hanla) usai pencarian kepada awak media mengatakan setelah masyarakat Tayando Kota Tual menemukan 8 buah drum yang berisikan BBM jenis avtur, satu buah kursi kayu berwarna coklat, satu buah penutup bak kapal, dan satu buah tas ransel hitam milik Aswadin Ali salah satu personil dari Bekangdam XVI/Pattimura dirinya bersama unsur maritim berupaya untuk menyatukan pikiran dan kemanusiaan.

“Jadi kita yakin bahwa kapal sudah bocor kemudian kena hantaman ombak dan akhirnya terpecah menjadi beberapa puing sehingga kapal tidak ada ditengah lagi dan pastinya sudah berada dipinggiran disinilah kita menggunakan Alut yang lebih tepat yaitu dengan menggunakan sea rider,” Jelasnya.

Sea Rider milik PSDKP dan Lanal Tual sambungnya, merupakan sarana yang tepat agar dengan mudah Tim mendekati serta menyisir pinggiran pantai disekitar pulau yang ada di Kota Tual, pencarian saat ini belum berhasil menemukan kapal serta korban tapi direncanakannya besok (hari ini_red) akan kembali dikerahkan bersama 2 Sea Rider.

“Kapal Kal Ambulance milik lanal juga besok akan dikerahkan untuk mencari korban, karena dengan kapal tersebut secara medis akan lebih maksimal mengevakusi korban dari laut apabilah masih hidup atau sudah meninggal ke darat,” Terangnya.

Ditanya soal apakah KM.Panji Saputra Telah tenggelam Pria kelahiran Bali dengan Tiga Bunga Melati di pundaknya itu mengatakan dengan ditemukannya beberapa barang oleh warga tersebut kemungkinan kapal tersebut di hantam ombak yang besar.

“Drum BBM, Kursi serta penutup palka yang sudah terlempar ke laut kemungkinan kapal sudah sulit untuk menyelamatkan kondisi kestabilannya, walaupun belum pasti tapi sesuai nalar kapal tersebut telah hancur akibat dihantam ombak mengingat sebelumnya ombak dilaut banda mencapai minimal 1,5 sampai 3 meter,” Jelasnya. (MN_86)

Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar