Marrin News

Peletakan Batu Pertama, sebagai momentum bangkitnya Industri Perikanan di Tual

Wakil Walikota Usman Tamnge saat meletakan batu pertama pembangunan PT. Maluku Prima Makmur dan PT. Matahari Sukses Abadi di areal Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual pada Rabu 13 November 2019.

Tual, marinnews.com.- Wakil Walikota Usman Tamnge secara resmi meletakan batu pertama pembangunan 2 Industri perikanan diantaranya milik PT. Maluku Prima Makmur dan PT. Matahari Sukses Abadi di areal Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual pada Rabu 13 November 2019.

Pantauan media ini sebelum dilakukan peletakan batu pertama oleh Wakil Walikota Usman Tamnge, Kepala PPN Tual Silvester Jaftoran dalam arahan terkait rencana dan prospek pengembangan dihadapanDirektur Pelabuhan Kementrian Perikanan RI  Ir. Frits. P Lesnussa, Wakil Ketua DPRD Kota Tual Ali Mardana, SE, Kadis Ops Lanud D.Dumatubun, Mayor Tek Sigit Pratikno, Pabung Satgas Teritorial Mayor Inf Ali Rahim, S.Pd, Wakapolres Maluku Tenggara Kompol Deny Ubro, Pjs. Pasminlog Lanal Tual Kapten Laut (KH) Muh. Bisri Efendy, S.Sos, Pasi Ops Yon C Pelopor Tual Ipda Robby Ngamel, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana PSDKP Tual Seto Nugroho, Pimpinan OPD Lingkup Pemda Kota Tual mengatakan Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual memiliki Lahan seluas 16 Hektar dimana 10 hektar diperuntukan untuk membangun industri Perikanan Terpadu.

" 6 hektar diperuntukan bagi pembangunan kantor, untuk itu Pemerintah Daerah KotaTual agar dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan PPN Tual dalam pengembangan Potensi sumberdaya kelautan yang ada," Ajaknya.

Dirinya mengharapkan kepada PT. Maluku Prima Makmur dan PT. Matahari Sukses Abadi yang telah mengurus izin dan administrasi dapat mempercepat pembangunan setelah peletakan batu pertama.

"Kami menyampaikan terima kasih serta apresiasi terhadap dua perusahan yang telah melakukan kontrak dengan pihaknya dalam investasi tersebut," Ujarnya.

Diharapkanya momentum peletakan batu pertama dimana sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Tual dapat dijadikan motivasi sehingga proses pembangunan dapat dipercepat.

"Semoga pembangunan dapat cepat selesai sehingga bisa menyerap tenaga kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sini, " Tutupnya. (MN_86)


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar