Marrin News

Cerita Boni Soal Penanganan Sampah Di Tual

Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Pada Bidang Kebersihan Boni Fasius Tanlain, S.E saat melihat langsung pengangkutan sampah di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Masrum Kota Tual


Tual, Marrinnews.com.- Penanganan sampah di Kota Tual kini mulai membaik, sebelumnya tumpukan sampah sempat mengganggu aktivitas masyarakat yang ada di Kota Tual, tercatat masalah sampah diantaranya penumpukan sampah serta lambatnya pengangkutan sampah sering menjadi viral dalam postingan nitizen di media sosial, namun kini perlahan potret buram tersebut mulai dibenahi.

Pantauan media ini kepala seksi pengendalian pencemaran lingkungan pada bidang kebersihan Boni Fasius Tanlain,S.E. di jalan kompleks pertamina Kelurahan masrum Kecamatan Dullah Selatan  setiap dini hari hingga sore hari secara kontinyu yang paling sibuk dalam urusan tersebut, dirinya terlihat ingin selalu memastikan seluruh armada sampah juga petugas kebersihan dalam aktifitas penanganan sampah bekerja sesuai harapan.

Kepada media ini dalam diskusi seputar penanganan sampah Boni Tanlain yang menolak di wawancarai menceritakan sejak kepala bidangnya mengalami gangguan kesehatan sejak 2017 dirinya memilih untuk mengambil alih tugas tersebut.

“sejak 2017 beta pu kepala bidang sakit sehingga mau tidak mau beta harus mengambil alih tugas tersebut,” Ujar Boni di jalan Yos Sudarso pada Sabtu (12/10/2019).
 
Boni Fasius Tanlain, S.E bersama Petugas Kebersihan 

Dijelaskanya dirinya  setiap hari bertugas memantau petugas kebersihan yang berjumlah 411 orang  dalam membersihkan sampah yang ada pada setiap lokasi atau wilayah kerjanya, bukan hanya itu dirinya juga memastikan 8 armada milik Dinas Kebersihan mengambil sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS)  sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

“ terhitung total sampah yang di angkut dari TPS ke TPA setiap harinya berkisar 30 sampai 50 ton per hari,” Terangnya.

Menurutnya penumpukan sampah secara signifikan terjadi pada hari Minggu dimana pada hari tersebut libur dan seluruh tumpukan sampah baru diangkut pada hari kerja yaitu pada hari Senin, pada saat itu dirinya dibuat kewalahan karena harus memastikan seluruh tumpukan sampah diangkut dan diantar ke TPA.

“Arahan Wali Kota dan Wakil Walikota untuk setiap ASN harus memahami 3 hal diantaranya loyalitas, disiplin dan kerja itu yang menjadi beta pu motivasi sehingga mau tidak mau suka tidak suka beta harus maksimal dalam tugas setiap hari,” Ujarnya.

Dirinya menyayangkan belum adanya kesadaran dari masyarakat dalam membuang sampah, hal ini sesuai pantauanya di beberapa titik walaupun bak sampah telah tersedia namun masyarakat sering membuang diluar fasilitas yang tersedia sehingga merusak pemandangan.

“Perda sampah no 003 tahun 2017 telah mengatur agar waktu buang sampah masyarakat dimulai pada malam hari pukul 20:00 sampai jam 04: 30 Wit , tapi masih saja diabaikan sehingga pada pagi hari setelah sampah diangkut masih terlihat adanya tumpukan sampah dijalan,” Sesalnya.

Lebih lanjut kata dia, dirinya sering ditegur oleh pimpinan padahal mobil sampah sesuai jadwal pada pagi hari telah mengangkut sampah ke TPA namun karena minimnya kesadaran warga sesuai jadwal membuang sampah sehingga pada siang hari masih ditemukan tumpukan sampah, harusnya sambung dia, sampah baik itu rumah tangga maupun kantor pada siang di simpan dulu untuk kemudian dibuang pada malam hari sesuai jadwal sehingga tak tampak lagi tumpukan sampah di jalanan setelah pagi jam 10: 00 Wit.

“Penanganan sampah butuh partisipasi serta kesadaran bersama semua warga, saya sering ditegur dan menjadi sasaran ketika terjadi masalah khususnya dalam pengendalian sampah namun selaku Aparatur Sipil Negara semua konsekuensi itu harus beta terima,” Terangnya.

Diakhir diskusi dirinya memastikan akan tetap giat dan fokus dalam memantau dan mengendalikan sampah, dirinya bahkan berjanji akan lebih maksimal pada tahun 2020 mengingat pada tahun tersebut Kota Tual dipercayakan sebagai tuan rumah dalam penyelanggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat Provinsi.


“Kepada seluruh masyarakat mari bersama kita menjaga kebersihan di Kota yang sama kita cintai ini, karena kebersihan merupakan sebagian dari iman, buanglah sampah sesuai jadwal dan pada bak sampah yang tersedia,” Tutupnya (MN_86).


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar