Marrin News

Ketua DPRD : Lewat Paripurna DPRD, Kota Tual Dukung Pemekaran Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya

Ketua DPRD KOta Tual Taufik Hamud didampingi Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin Kabalmay.
Tual, Marrinnews.com.- Badan Perjuangan Pemekaran Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya yang diketuai Yoseph Sikteubun didampingi mantan Wakil Bupati Maluku Tenggara yang juga Ketua DPD Golkar  Drs Yunus Serang pada Senin 2 September 2019 menggelar audens bersama anggota dan Pimpinan DPRD Kota Tual.

Pantauan Media ini Kedatangan Tim tersebut dalam rangka menyampaikan surat permohonan persetujuan rekomendasi untuk pemekaran Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya yang diterima oleh pimpinan DPRD bersama anggotanya guna mendapat dukungan serta persetujuan atas usulan yang disampaikan.

“ Kedatangan kami ke seluruh DPRD maupun Bupati dan Walikota se Maluku Tenggara Raya guna meminta persetujuan rekomendasi untuk memenuhi persyaratan dalam rangka perjuangan pemekaran Provinsi kepulauan Maluku Tenggara Raya,” Ujar Ketua Tim Dewan Pemekaran Provinsi Maluku Tenggara Raya saat ditemui Wartawan di depan Kantor DPRD Kota Tual Senin 2 September 2019.
 
Ketua Badan Pemekaran Yosep Sikteubun yang didampingi Yunus Serang usai pertemuan bersama DPRD Kota Tual 
Dijelaskanya inisiatif serta perjuangan tersebut merupakan sebuah gerakan bersama seluruh masyarakat Maluku Tenggara Raya yang telah disetujui dan disepakati bersama dalam forum silaturahmi keluarga besar masyarakat Maluku Tenggara Raya pada tanggal 24 Agustus di Kota Ambon.

“ kesepakatan ini melibatkan seluruh tokoh-tokoh masyarakat Maluku Tenggara Raya yang berdomisili di Kota Ambon dan sekitarnya,” Papar Sikteubun.

Disinggung terkait kebijakan morotarium oleh Pemerintah Pusat terhadap pemekaran saat ini menurut Sikteubun Morotarium adalah kebijakan nasional dalam membatasi daerah otonom baru namun saat ini perlu adanya kesiapan sehingga ketika kebijakan tersebut dibatalkan dan dibuka kembali maka pemekaran tersebut telah siap lebih awal.

“Terkait kepentingan daerah untuk itu sebelum morotarium dibuka kembali saya bersama seluruh tim dalam berbagai komunikasi ke pusat mempersiapkan seluruh persyaratan yang berkaitan dengan pemekaran Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya sehingga pada saat dibuka nantinya maka syarat administratif serta dukungan politik telah siap,” Ujarnya.

Menyoal Latar belakang serta motifasi pemekaran yang diperjuangkan dijelaskanya ada beberapa hal mendasar dalam perjuangan tersebut setidaknya ada 4 hal strategis dan prinsipil yang mendorong pentingnya pembentukanya, pertama adalah Maluku merupakan provinsi termiskin ke-4 se Indonesia setelah Papua Papua Barat dan kantong kemiskinan terbesar di Maluku itu ada di wilayah Tenggara Raya yang kedua dari sisi rentang kendali pemerintahan dan pembangunan perlu diperpendek koordinasinya sehingga dengan adanya daerah otonomi baru maka terjadi pusat pusat pertumbuhan ekonomi baru, yang ketiga adalah Maluku Tenggara raya secara geografis merupakan daerah terdepan NKRI dan dari sisi politik maupun geostrategis berbatasan dengan Australia dan Timor Leste.

“ kemudian kita merupakan jalur lalu lintas internasional oleh karena itu wilayah ini secara strategis harus dipersiapkan dalam rangka menghadapi tantangan tantangan kehidupan berbangsa kedepan terutama soal pertahanan dan keamanan,” Tegasnya.

Alasan yang Ke-4 berpotret dari keberhasilan Maluku Utara setelah dimekarkan tingkat perkembangannya  mendekati pertumbuhan ekonomi maupun manusia sama dengan yang ada pada daerah Jawa.

“Sementara kita Provinsi induk masih Tertinggal dan demikian kalau kita dimekarkan maka pasti akan jauh lebih maju,secara simultan Utara dan Tenggara maupun provinsi secara administratif boleh terpisah tapi secara kultur kita adalah keluarga besar orang Maluku baik dari Halmahera sampai ke Tenggara jauh,” Paparnya.

Untuk itu pemekaran ini tidak membatasi maupun memisahkan anak Maluku dalam bingkai orang basudara tapi lebih ke pertimbangan bagaimana mempercepat pembangunan di Maluku untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Berdampak Positif Pada Hajat Hidup Orang Banyak DPRD Kota Tual Mendukung Kerja Tim.

Ditempat terpisah Ketua DPRD Kota Tual Taufik Hamud yang didampingi Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin Kabalmay usai  pertemuan kepada wartawan mengatakan kedatangan Badan Pemekaran Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya, dirinya bersama Wakil Ketua DPRD dan Anggota menerima dengan rasa hormat dan bangga, hal ini mengingat secara mendasar niat baik sebagai upaya dalam memperjuangkan kemaslahatan Masyarakat khususnya di Maluku Tenggara Raya harus didukung.

“ Dan yang kedua kami melihat bahwa perjuangan ini tidak bisa dibendung lagi, langkah yang tepat adalah langkah ini yaitu bagaimana kita wujudkan Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya,” Tegas Hamud.

Berdasarkan dasar-dasar inilah Kabupaten Kota yang tergabung dalam Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya bisa menjawab seluruh kepentingan masyarakatnya, perjuangan ini menurutnya jangan dilihat sebagai sebuah manufer politik kepentingan tertentu atau kepentingan masing-masing daerah yang tergabung dalam Tenggara Raya tetapi sesungguhnya adalah menyangkut kemaslahatan masyarakat Maluku Tenggara Raya yang sama - sama dicintai.

“ada kabupaten Maluku Tenggara,  ada Kota Tual, Kepulauan Aru,MTB dan MBD yang secara historis merupakan bagian yang tak terpisahkan sehingga ini wajib diperjuangkan dan didorong oleh putra putri terbaiknya,” Harapnya.

Sebagai langkah kongkrit dukungan DPRD Kota Tual  sambung Hamud, Surat masuk yang diserahkan hari ini baik itu surat untuk permohonan adanya rekomendasi dukungan serta dokumen menyangkut latar belakang perjuangan, maka dirinya berjanji akan menidaklanjutinya .

“Insya Allah kita telah memastikan bahwa dalam pertemuan tadi seluruh pimpinan DPRD Kota Tual hadir, untuk itu bukan hanya surat tapi dipastikan DPRD Kota Tual akan menggelar paripurna khusus sebagai keputusan resmi dukungan dan akan diteruskan ke DPRD Provinsi Maluku,” Janjinya.

Setelah paripurna nantinya hasilnya akan dibawah kepada DPRD Prrovinsi Maluku guna meminta sekaligus berkonsultasi bersama pihak DPRD Provinsi Maluku khususnya putra-putri terbaik perwakilan Maluku Tenggara Raya dengan harapan bisa merespon hal ini dan mendorong pimpinan DPRD Provinsi Maluku untuk mengagendakan Paripurna terkait dengan penetapan persetujuan DPRD Provinsi Maluku.

“bukan hanya DPRD Kota Tual tapi langkah ini diharapkan juga dilakukan seluruh DPRD kabupaten kota yang berada di Maluku Tenggara raya dalam Paripurna dimaksud, sehingga sama sama bisa disampaikan ke DPRD Provinsi Maluku,” Pintanya.

Kalau  diizinkan Lanjutnya, DPRD dalam hal ini Pimpinan diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara resmi pandanganya terhadap pentingnya pemekaran sehingga Pemerintah Provinsi Maluku meyakini bahwa DPRD sebagai perwakilan Rakyat se tenggara Raya tidak main main atas  sikap politik dalam mendorong  terbentuknya Provinsi Kepulauan Maluku Tenggara Raya.


“ Sebagai lembaga politik yang merupakan perpanjangan tangan serta perwakilan rakyat yang diwakili kami akan all out dalam mendukung pemekaran ini, karena ini bukanlah keinginan tapi kebutuhan masyarakat Tenggara Raya,” Tutupnya. (MN_86)

Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar