Marrin News

Inilah Hasil Perjalanan Dinas Walikota Tual

Walikota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M,Si
Tual, Marrinnews.com.- Perjalanan Dinas saya ke Jakarta kemarin terkait 2 agenda yang pertama perencanaan ASN 2020-2024 serta pengadaan CPNS dan P3K tahun 2019 dan yang kedua terkait rencana pengembangan pantai kiom hal tersebut dikatakan Walikota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M,Si saat ditemui diruang kerjanya pada Senin 5 Juli 2019.

“ harusnya saya telah kembali pasca urusan perencanaan ASN dan Rekrutmen PNS mengingat harus menghadiri agenda penting disini tapi  informasi dari KKP lewat Dirjen Pengelolaan Ruang Laut  bahwa bersedia menemui walikota untuk membicarakan kiom,” Terang Rahayaan.

Dijelaskanya terkait  pengembangan pantai Kiom sebagai pintu masuk Kota Tual untuk tahap pertama tidak ada masalah karena tendernya telah selesai sebelum penetapan Perda 01 tentang Pesisir dan Pulau – pulau oleh Pemerintah Provinsi.

“nah sekarang kita mau lanjutkan lagi sudah tidak bisa karena Perda 01 itu tidak ada reklamasi pantai,” Ungkapnya.

Padahal sambungnya Tahun ini Pemkot dibantu lewat APBN sebesar 7 Milyard untuk penataan pantai kiom, namun bagaimana mungkin mau menata sementara reklamasinya belum tuntas.

“ Pantai Kiom adalah pintu masuk Kota Tual, untuk itu perlu ditata, bagaimana mungkin para tamu yang akan mengunjungi wisata yang ada disini tapi wajah kiom belum ditata,” paparnya.

Guna menyelesaikan sisa pekerjaan reklamasi sepanjang 160 Meter maka dirinya telah menyurati Gubernur guna dilakukan revisi terhadap Perda tersebut, diyakininya apabila tidak direvisi Block Marsela di Maluku Barat Daya juga pasti terhambat karena pengembanganya sama yaitu dimulai dari pantai.

“ Perda tersebut haruslah mengakomodir seluruh kepentingan yang ada pada 11 kabupaten Kota di Maluku, untuk itu dalam revisinya nanti harus melibatkan semua kepala daerah,” Harapnya.

Untuk itu dirinya berencana akan mempresentasi rencana pengembangan Kiom didepan gubernur dan diyakininya permintaan Pemerintah Kota Tual akan di tindaklanjuti Gubernur.

“ada 2 jalan yang akan ditempuh yaitu melalui Program Strategi Propinsi serta Hak diskresi Gubernur, kita harapkan gubernur bisa menggunakan haknya tersebut untuk mendukung program yang ada di Kabupaten Kota, ,” Harapnya.


Sementara untuk Rekrutmen CPNSD dan P3K lingkup Pememerintah Kota Tual akan dilakukan pada bulan oktober 2019 dengan total penerimaan sebanyak 187 orang.

“ untuk CPNSD yang di rekrut sebanyak 57 orang dan P3K sebanyak 130 orang,” Paparnya.

Menyoal apakah dengan perekrutan CPNSD dan P3K telah memenuhi kebutuhan PNS dijelaskanya sesuai Analisa Jabatan saat ini pemkot membutukan 700 PNS untuk itu guna memenuhinya maka akan diakomodir lewat Honor Daerah (Honda).

“ kalo dihitung dari 700 yang dibutuhkan kurang 187 maka sisanya mungkin kita akan pikirkan lewat honda tadi, jadi harus mengacu pada analisa kebutuhan serta analisa jabatan jangan asal sembarangan saja,” Tutupnya. (MN_86)

Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar