Marrin News

Pemkot Fokuskan Bangun 3 Pilar Utama dengan 17 Target Kinerja

Walikota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M,Si didampingi Wakil Walikota Usman Tamnge saat dilantik


Tual, Marrinnews.- Walikota Tual Adam Rahayaan S,Ag. M,Si secara resmi menyerahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tual di ruang sidang utama DPRD pada Senin, 24 Juni 2019.

Walikota dalam sambutannya sebelum menyerahkan mengatakan arah kebijakan pembangunan dirinya bersama Wakil Walikota Usman Tamnge tahun 2018-2023 yang menjadi pilar utama adalah pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanianian, perikanan, dan pariwisata dengan fokus pada 3 pembangunan.

Pertama bidang pendidikan dan kesehatan akan difokuskan pada pemerataan dan perluasan akses Pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan tata kelola serta akuntabilitas pendidikan.

“ serta bidang kesehatan difokuskan pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, sanitasi lingkungan, perbaikan gizi dan pencegahan dan pemberantasan penyakit,” Ujarnya.

Kedua pada bidang infrastruktur sambungnya akan difokuskan pada pembangunan jalan, prasarana air bersih, pendidikan,  kesehatan, bidang perikanan dan pariwisata.

“Juga peningkatan akses transportasi dengan penambahan moda transportasi antarpulau dan peningakatan jaringan komunikasi khususnya di kecamatan kepulauan,” Terangnya.

Ketiga pembangunan bidang pertanian, perikanan difokuskan pada pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan. 

Sehingga sambungnya, melalui RPJMD 2018-2023 dirinya menargetkan 17 kerja utama diantaranya tidak terjadi lagi kasus konflik antar umat beragama serta laporan pelanggaran hukum agar ditangani dengan maksimal, lama sekolah dari 10-30 tahun menjadi 11-20 tahun, harapan lama sekolah dari 10-45 tahun menjadi 11-5 tahun, angka harapan hidup dari 64,41 tahun menjadi 65.96 tahun.

“ kemudian memastikan lapangan pekerjaan,  kota layak anak menjadi 100 persen serta nilai akuntabilitas kinerja pemerintah dari C menjadi B,” Tegasnya.

Ditambahakannya untuk prestasi Wajar tanpa pengecualian oleh BPK terhadap laporan keuangan agar tetap dipertahankan, pertumbuhan ekonomi akan ditingkatkan, penduduk miskin dari 23,42 persen menjadi 8,42 persen, cakupan layanan telekomunikasi menjadi 100 persen.


“ juga rasio rumah layak huni dan persentase sampah perkotaan bisa tertangani secara maksimal, panjang jalan serta layak dari 191 KM menjadi 278 KM, rumah tinggal bersanitasi dan yang terakhir memastikan  proporsi penduduk agar memiliki akses layanan sumber air minum aman dan berkelanjutan,” Tutupnya. (MN_86).

Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar