Marrin News

Warga Temukan Sumber Energi Yang Diduga Gas

Sumburan Gas Dilokasi Pantai Reyamru


Elat, Marrinnews.com- Warga Desa Reyamru Kecamatan Kei Besar Tenggah Kabupaten Maluku Tenggara menemukan sumber energi yang diduga mengandung gas.

Penemuan gas tersebut berada didua titik yang berbeda diantaranya dilokasi sekitar pantai dan di kebun milik warga, hal tersebut dibuktikan ketika dibakar dengan korek api seketika api menyala dan menyebar disekitar areal yang dimana diduga mengandung gas.

Albert Matli
Albert Matli warga Desa Reyamru kepada wartawan mengatakan penemuan tersebut sudah sejak tahun 50 an namun pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara baru merespon dan meninjau baru ditahun 2018 bersama Kepolisian Resort Maluku Tenggara, TNI saat berinisiatif melakukan kunjungan   ke lokasi gas.

“ Penemuan tersebut sejak tahun 50 an namun karena masyarakat masih awam belum mengetahui apakah itu minyak atau gas namun setelah dibakar ternyata menyala seperti yang telah dilihat,” Ujar Matli kepada wartawan Jumat (20/07/2018).

Dikatakanya informasi penemuan gas saat ini telah diketahui pemerintah dan warga desa membuka diri apabila mau dieksplorasi dan dieksploitasi pemerintah karena demi untuk kepentingan orang banyak.

Areal Sumburan Gas Dipasang Police Line

Polres Malra saat Memasang Police Line 
Sementara itu Kapolres Maluku Tenggara AKBP Indra Fadilah Siregar SIK bersama kodim 1503, Dinas Lingkungan Hidup Maluku Tenggara Dan Dinas Esdm Provinsi Maluku yang tiba dilokasi setelah meninjau dan guna menghindari dampak negatif yang akan terjadi kepada warga maka diareal sekitar sumburan gas dipasang Police Line hal tersebut agar warga terhindar dari dampak negatif yang nantinya disebabkan oleh gas.

Kapolres Malra AKBP Indra Fadhila Siregar SIK
“ Kami dari kepolisian maluku tenggara bersama TNI, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tenggara dan Dinas Esdm Provinsi Maluku setelah mengecek langsung ke lokasi ternyata salah satu titik penemuan gas adalah jalur lintasan yang sering dilewati warga ,sebelum pihak yang berkompeten melakukan penelitian, mengingat bau gas yang sangat kuat dan takutnya berdampak buruk bagi kesehatan dan nyawa warga maka untuk sementara dipasang police line,” Terang Kapolres.

Langkah tersebut menurutnya agar masyarakat jangan mendekat dulu kelokasi sebelum ada hasil penelitian lanjutan dari pihak yang berkompeten.

Temuan Warga Dipastikan Gas

Sumburan Gas Dilokasi Perkebunan Milik Warga
Dinas Energi Dan Sumberdaya Manusia Provinsi Maluku yang juga tiba dilokasi setelah melakukan pengamatan dan eksplorasi terhadap temuan warga memastikan bahwa benar ada gas didesa reyamru, Dinas Esdm Bahkan Menemukan Titik Sumber Gas Baru Pada Areal Sekitar Laut.


Max Poceratu Staf ESDM Provinsi Maluku setelah melakukan pengamatan kepada wartawan menjelaskan Atas hasil pengamatan dan analisa direncanakan akan merekomendasikan hasilnya kepada pemerintah provinsi untuk dilanjutkan ke pemerintah pusat guna diuji dilaboratorium kandungan gas yang ada didesa Reyamru tersebut.

Atas temuan gas tersebut Max meminta warga untuk menghindari kontak langsung dengan titik titik dimana sumber gas ditemukan guna menghindari atas dampak buruk gas sebelum tim melakukan uji laboratorium tentang gas yang ada, karena bisa saja dilokasi sumburan gas bisa meledak sewaktu waktu apabila tekanan besar yang dihasilkan dari dalam tanah.

Max Poceratu Staf ESDM Provinsi Maluku
“ Setelah melakukan pengamatan yang ditemukan warga adalah gas, untuk itu kan ditindaklanjut dengan pengujian lebih dalam dari mana sumber gas berada dan apa jenis gasnya,” Terangnya.

Sambungnya dari hasil peninjauan sementara dapat disimpulkan gas yang di temukan adalah jenis gas metan, hasil pengamatan yang dilakukanya akan dilaporkan kepusat karena berdasarkan undang no 23 tahun 2014 kewenangan migas ada pada pemerintah Pusat.(MN-86)



Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar