Marrin News

Pleno Penetapan Bupati Malra Rusuh, 2 Warga Tertembak & Dilarikan Ke RS

Kaplores Malra Berada diatas Water Canon Saat membubarkan Masa


Tual, Marrinnews,.- Pemilihan Kepala Daerah Bupati Dan Wakil Bupati Malra yang berujung sengketa pada Mahkamah Konstitusi (MK) dan pasca putusanya KPUD Malra menggelar Pleno Penetapan yang Berlangsung di Aula Kimson Centre Pada Jumat (27/07/2018) berujung Ricuh.

Pantauan Wartawan Diruang Pleno akibat rusuh Satuan Brimob Dan Sabhara Polres Malra Langsung mengamankan Paslon yang dinyatakan menang dengan senjata lengkap keluar gedung menuju mobilanti Peluru APC Tambora guna diamankan ke tempat yang steril.
Paslon Terpilih Saat Diamankan Tim Polres Dan TNI

Sementara itu diluar gedung masa yang kurang puas akibat paslonnya kalah menggelar aksi demo, tuntutan demi tuntutan diteriakan melalui alat pengeras suara membuat konsentrasi masa pendukung semakin banyak dan memenuhi hampir separuh badan jalan dimulai dari perempatan ohoijang sampai depan gedung kimson.

Polres malra tidak tinggal diam dan mengirim tim negosiator yang terdiri dari Polwan dan beberapa Polisi namun   kembali menemui jalan buntu, masa semakin tidak terkontrol, Polres Malra kemudian mengutus petugas Dalmas untuk memasang Garis polisi namun masa tetap memaksa dan menerobos

Bentrok pun tak terelakan antara masa dan satuan Polres dan TNI, masa terlibat saling dorong dan melempari brikadi Satuan Polisi PHH yang menggunakan tameng dengan batu, terlihat satuan brimob juga turun membantu namun masa semakin menjadi jadi.

Water canon dan gas air mata terpaksa dimobilisasi dan ditembakan guna membubarkan masa namun masa semakin diluar kendali, masa kembali dan melakukan aksi bakar bakar disepanjang jalan.

Pasukan Team Anarkis yang menggunakan motor pun dikerahkan guna membubarkan masa dengan menggeluarkan beberapa kali tembakan peringatan namun masa tetap tidak membubarkan diri.

2 Pendemo terpaksa dilumpuhkan.

Korban Luka Tembak Saat dilarikan Ke RS
Setelah tembakan peringatan Provokator dari pendemo terpaksa diringkus dan diamankan, melihat temanya ditahan masa kembali melakukan aksi anarkis, Tim anarkis terpaksa melepaskan tembakan ke arah pendemo alhasil 2 pendemo mengalami luka tembak dan dilarikan oleh ambulance ke Rumah Sakit (RS).

Melihat korban berjatuhan masa pun membubarkan diri, hal tersebut adalah beberapa rangkaian dan upaya pencegahan saat Simulasi Yang digelar Polres Malra bersama TNI dalam rangka antisipasi Pleno Penetapan pasca putusan MK yang sementara berlangsung, simulasi tersebut melibatkan 240 personil gabungan Polres dan TNI. ( MN_86 )


Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar