Marrin News

Mencemari Laut Dan Tak Miliki Manajemen Pembuangan Sampah

Rahawarin Minta Pemkab Dan Pemkot Ambil Langkah Tegas


Pembuangan Sampah Dilaut Oleh Kapal Milik PT Pelni (Sumber Facebook)
Tual, MN.- Beberapa foto yang diupload di medsos terkait aktivitas pembuangan sampah di laut kepulauan kei yang diketahui dilakukan oleh  Perusahaan Terbatas Pelayaran Nasional Indonesia (PT.PELNI) mendapat reaksi keras, salah satunya Fauzan Rahawarin SH.MH Pemuda Kei yang kini sedang meniti karirnya dijakarta.

Kepada media ini Rahawarin dalam realessnya mengatakan surga tersembunyi terpopuler adalah predikat yang telah disematkan kepada Kepulauan Kei karena destinasi pariwisata di Kepulauan tersebut berhasil menjadi juaranya.

Pembuangan Sampah Dilaut Oleh Kapal Milik PT Pelni (Sumber Facebook)
Dengan predikat tersebut menurut Rahawarin segala bentuk pembenahan pariwisata mulai digalakan, baik dari pemerintah maupun Civil Society melalui komunitas-komunitas peduli pariwisata. dalam perkembangannya, ada kesadaran yang muncul, yang bukan saja sekadar mempromosikan keindahan tempat wisata sebagai daya tarik kepada para turis, tapi juga menjaga, merawat, melestarikan lingkungan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hal tersebut.

Rahawarin sangat menyayangkan, semangat yang telah dipupuk itu tampak coba dirusaki oleh pemandangan yang tidak mengenakkan, dimana pada foto foto tersebut tergambar aktivitas pembuangan sampah yang merugikan semangat mendorong dan menjaga status surga tersembunyi tersebut.

Pembuangan Sampah Dilaut Oleh Kapal Milik PT Pelni (Sumber Facebook)
Hal tersebut tentunya sangat miris, mengingat bahwa salah satu masalah yang mengancam planet Bumi akhir-akhir ini adalah Marine Pollution atau pencemaran laut.

“ Pencemaran laut menurut berbagai ahli lingkungan memiliki pola yang berbeda dengan pencemaran di daratan. Hal tersebut dikarenakan di laut terdapat arus dan angin yang dapat membawa polutan kemana-mana. Tidak terkecuali, terdampar di pesisir pantai,” ujarnya

Pencemaran laut memiliki dampak yang tidak sedikit merugikan makhluk hidup. pencemaran laut berdampak secara ekologis maupun ekonomis. dampak ekologis berupa penurunan kualitas hidup habitat di laut dan gangguan terhadap aktivitas manusia di laut dan pesisir. dampak ekonomi adalah pada penurunan hasil tangkapan dan problem pariwisata.

Pembuangan Sampah Dilaut Oleh Kapal Milik PT Pelni (Sumber Facebook)
“ persoalan yang terakhir pernah dikeluhkan seorang teman yang bekerja sebagai guide, bahwa turis yang dikawalnya mempertanyakan kenapa pantai di foto bersih tapi saat berkunjung malah ada sampah?” bebernya

Tentunya hal tersebut berdampak langsung pada kepuasan turis. adanya kesenjangan besar antara ekspektasi mereka akan surga yang tersembunyi dengan kenyataan pesisir pantai dengan sampah yang terdampar entah dari mana sumbernya.

“ yang pastinya segala yang kotor dari laut berasal dari daratan,” tegasnya

Fauzan Rahawarin. SH. MH
Berdasarkan tinjauan yuridis, persoalan tentang pencemaran lingkungan sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2010 tentang Perlindungan Maritim, di mana pada Pasal 1 dijelaskan bahwa Perlindungan Lingkungan Maritim adalah setiap upaya untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran lingkungan perairan yang bersumber dari kegiatan yang terkait dengan pelayaran.

Pada peraturan tersebut juga disebutkan bahwa sumber pencemaran lingkungan dari kapal sebagaimana dimaksud salah satunya adalah sampah.

“ Jadi, seharusnya sebuah kapal memiliki manajemen pembuangan sampah.” jelasnya

Dengan dasar hukum tersebut Rahawarin meminta kedua Pemerintah Daerah di Kepulauan Kei, yakni Pemerintah Daerah Kota Tual dan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara perlu mengambil sikap yang tegas kepada setiap kapal yang membuang sampah di laut. Mengingat kedua daerah tersebut sebagai daerah kepulauan akan terkena dampak yang atas pencemaran laut yang dilakukan. (MN_86)

Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar