Marrin News

Pemadaman Lampu Bergilir


Morgan: Penyakit Lama PLN Tual Kambuh

logo PLN

Marrin News,Tual - Pemadaman listrik secara bergiliran oleh PT. PLN Persero Cabang Tual dalam sepekan ini kembali membuat resah warga, warga menilai bukan hal yang baru, ini merupakan pekerjaan lama bahkan oleh seluruh masyarakat Maluku Tenggara, dan Kota Tual. Pemadaman ini merupakan penyakit lama yang kambuh kembali.

Hal ini di katakan salah satu masyarakat Kota Tual Morgan Yahauubun kepada wartawan, Selasa (10/17), di kediamannya yang berlokasi di Jalan Taar Baru Kelurahan Ketsoblak Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual.

Menurutnya, setiap ada pemadaman listrik pasti saja alasan mesin yang  rusak dan sementara menunggu yang baru, itu lagu lama, jangan bodohi masyarakat dengan kata-kata manis, yang hanya untuk membuat masyarakat senang, namun akhirnya mesin tersebut tak kunjung datang.

"Jangan bodohi masyarakat dengan kata manis, kami sudah bosan dengar janji itu,” ketusnya.

Yahauubun juga mengatakan, masyarakat mungkin belum mengatahui tentang tarif listrik yang telah naik terhitung sejak 1 Januari 2017 dan akan naik lagi di bulan Maret 2017 mendatang namun pelayanannya tidak sebanding dengan melonjaknya harga listrik.


“Tarif listrik semakin hari meningkat, namun pelayanannya tidak ikut meningkat,” ungkapnya.

dijelaskanya pemadaman biasa di lakukan pada pukul 18.00 Wit, namun tidak tepat pukul berapa listrik kembali dinyalakan, dirinya juga menyalahkan pihak PT. PLN Persero Tual karna tidak konsisten dengan waktu, sehingga sangat merugikan masyarakat.

“Pihak PLN Tual tidak konsisten dengan waktu untuk kembali menyalakan lampu listrik, ini sangat merugikan kami kadang jam 12 kadang sampai jam 2 pagi," ujarnya

jika keadaan ini terus berlanjut, maka dirinya meminta kepada DPRD Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual agar memanggil Manager PT. PLN Cabang Tual untuk  mempertanggungjawabkan adanya pemadaman  ini kepada seluruh Masyarakat, karena pelayanan yang diberikan oleh managemen ini sangat meresahkan masyarakat.

"Jika pemadaman ini terus berlanjut, kami akan meminta DPRD di kedua daerah ini memanggil Manager PT. PLN Tual,” pintanya.

Menyikapi permasalahan ini, dirinya juga meminta kepada Pimpinan PLN Wilayah Maluku serta PLN  Pusat untuk mengevalusai kembali kinerja Manager PT PLN Cabang Tual, beserta stafnya, karena mereka dinilai tidak mampu melaksanakan tugasnya dan pelayanannya dengan baik.(RD-07).

Editing : Iwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar