Marrin News

Keluarga “SW” Demo Polres, minta para Tersangka ditahan



Marrin News, Tual – Merasa kepolisian lamban dalam  penanganan  kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan  O, AU, dan KN terhadap SW. Keluarga korban bersama DPD KNPI Kota Tual, menggelar aksi unjuk rasa  sabtu pagi (1//2/2014) di  Mapolres Maluku Tenggara. saat berorasi, para pendemo meminta kepolisian segera mengejar dan menangkap ke tiga pelaku yang masih bebas. Gani Bugis, salah satu pendemo menuntut pihak kepolisian dapat mengejar dan memproses tindakan ke tiga pelaku, “ ini kasus sudah dilaporkan sejak rabu, mengapa hingga saat ini ketiganya belum juga di tahan. Jangan lamban dalam menangani kasus ini, ketiganya bisa kabur dari kota tual,” tegasnya.
Sementara, samsudin farawowan, menyatakan, pelanggaran adat dan pelanggaran hukum positive sudah dilakukan ketiga pelaku. Harus ada tindakan tegas dari kepolisian, jangan terlalu lama ke tiganya bebas berkeliaran, karena dikuatirkan ada tindakan semena – mena dari pihak keluarga, sebagai bentuk kekecewaan kepada kinerja kepolsian, “ saya dan keluarga korban yang hadir ini meminta keadilan, para pelaku harus di tahan. Mereka ( pelaku, red) sudah melakukan tindakan pemerkosaan dan bahkan akan menghabisi SW, sebagai perwakilan KNPI, juga mewakili keluarga, akan mengawal kasus ini.” Tegasnya juga.
Beberapa saat berorasi, para pendemo harus di bubarkan paksa aparat kepolosian. Hal ini karena aksi tersebut tidak memiliki ijin, selain itu, beberapa anggota yang bertugas juga merasa tersinggung dengan orasi para pendemo yang telah mencibir intitusi kepolisian Polres malra. Bahkan salah satu pendemo yakni Gani Bugis harus dibabak belur oleh aparat. Usai mengamankan Gani Bugis. aparat kepolisian dan para pengunjuk rasa terlibat adu mulut, ketegangan bahkan terjadi. Dan keadaan baru mereda  antara kedua kubu baru  ketika wakapolres dan kapolres turun tangan mengamankan kedua pihak.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Irot Lauren Recky, langsung megadakan dialog dengan pihak keluarga korban dan pengunjuk rasa dari DPD KNPI kota Tual. usai mendapat penjelasan dari kapolres, para pengunjuk rasa langsung membubarkan diri.
Sementara itu kepada Wartawan, Kapolres AKBP Irot Lauren Recky menyatakan, kasus ini akan ditangani, namun harus melalui prosedur yang ada. para pelaku yang sudah dilaporkan akan di cari, “ kasus ini sudah di laporkan ke kepolisian, akan segera kita tindak lanjuti. Para pelaku hingga ini masih kabur dan akan terus di cari,” jelasnya. Ia mengharapkan pihak keluarga agar menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian agar dapat di tangani. Dia juga menghimbau tidak ada langkah – langkah lain yang dilakukan pihak keluarga.(MN/02)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar