Marrin News

Bupati Malra Pastikan Vaksin Sinovac Tiba di Instalasi Farmasi dengan Aman

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun (belakang kanan) bersama jajaran pimpinan Forkompimda memastikan kondisi vaksin Sinovac di ruang Instalasi Farmasi sesaat setelah dijemput dari Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, Rabu (27/1/2021). FOTO/Andi Ara

Langgur, Marrinnews.com - Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun memastikan kiriman 2.320 vial vaksin Sinovac dari Provinsi Maluku telah tiba dengan aman dan selamat di ruang instalasi farmasi, jalan Soekarno-Hatta Ohoijang-Malra, Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 17.27 WIT. 

Personel TNI dan Polri mengawal perjalanan vaksin tersebut dari bandara Karel Sadsuitubun Langgur hingga tiba di ruang instalasi penyimpanan. 

"Vaksin Sinovac yang jumlahnya 2.320 vial untuk Maluku Tenggara itu sudah kita terima dengan aman dan sudah dimasukan di cool boks (tempat penyimpanan khusus vaksin) dengan aman pula," kata Bupati Thaher kepada Wartawan di pelataran gedung Instalasi Farmasi setempat.

Pemerintah daerah di bumi Larvul Ngabal ini tidak main-main dalam mengamankan vaksin untuk meminimalisasi pandemi Covid-19.

Bupati memastikan, selama vaksin Sinovac berada di ruang penyimpanan akan mendapat pengamanan ketat aparat kepolisian dan TNI bersenjata lengkap. 

"Atas nama Pemerintah Daerah, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama unsur TNI/Pollri  yang telah mengawal dan mengamankan proses distribusi vaksin, baik dari Ambon hingga tiba di bandara dan selanjutnya di tempat penyimpanannya saat ini," ucap Thaher. 

Cool Boks Penyimpanan Vaksin Sinovac di Ruang Instalasi Farmasi Kabupaten Maluku Tenggara. FOTO/Dok. Andi Ara

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Malra, dr. Katrinje Notanubun menegaskan, selama vaksin berada pada tempat penyimpanan hingga pelaksanaan vaksinasi dilangsungkan akan mendapat pengamanan ketat dari pihak TNI dan Polri. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pa Kapolres sebelum vaksin ini tiba, jadi pengamanan bukan saja saat vaksin ini datang tetapi selama vaksin ini ada hingga saat pelaksanaan vaksinasi nanti. Termasuk proses distribusi lanjutan ke setiap puskesmas dan rumah sakit akan mendapat pengamanan dari pihak Kepolisian dan TNI," kata Ketty. 

Tiga Anggota Kepolisian Dan TNI berjaga di depan gedung penyimpanan vaksin Sinovac Kabupaten Maluku Tenggara. FOTO/Dok. Ghege

Distribusi Lanjutan

dr. Katrinje Notanubun menyatakan, besok Kamis (24/1/2021) vaksin Sinovac akan kembali di distribusikan ke 2 rumah sakit dan 18 puskesmas yang ada di wilayah kecamatan, baik di daratan Kei Kecil maupun pulau Kei Besar. 

"Mulai besok kami sudah siap untuk melakukan pendistribusian ke rumah sakit dan puskesmas yang telah disiapkan untuk menampung vaksin tersebut," ujar Ketty kepada Wartawan. 

Ketty menambahkan, bukan hanya vaksin yang akan didistribusi ke 20 fasilitas kesehatan, melainkan juga termasuk kelengkapan pendukung vaksinasi seperti jarum suntik, APD (alat pelindung diri) dan vaccinne carrier (cool pack). 

"Sudah kami siapkan semuanya untuk mulai didistribusikan besok," kata dia. 

Menurut Notanubun, 20 fasilitas kesehatan yang diperuntukan untuk menyimpan vaksin Covid-19, memiliki sarana cold chain dan temperatur suhu yang sudah sesuai standar nasional, yakni 2-8 derajat celcius. 

"Di setiap tempat penyimpanan, kami mempunyai termometer untuk mengukur suhunya. Jadi suhu akan tetap berada pada 2-8 derajat celcius," tutur Ketty. 

"Tidak ada masalah soal tempat penyimpanan. Sebelumnya kami sudah koordinasikan dengan setiap kepala rumah sakit dan puskesmas terkait hal itu. Sehingga tempat penyimpanan vaksin ini, kami pastikan aman," tegas dia. 

Plt. Direktur RSUD Karel Sadsuitubun Langgur ini mengungkapkan, setiap puskesmas dan rumah sakit mendapatkan jatah vaksin sebanyak 2 dosis (terhitung untuk 1 orang). 

"Untuk memudahkan proses distribusi di tengah kondisi alam seperti saat ini maka kami akan bagikan 2 dosis sekaligus kepada setiap puskesmas dan rumah sakit," sebut Ketty. 

Terkait teknis pendistribusian untuk wilayah Kei Besar, Notanubun menjelaskan, proses distribusi untuk Puskesmas Elat, Ohoiel dan Matahollat, Mun dan Hor, vaksin tersebut akan diantar langsung ke tempat masing-masing. 

Sementara untuk Puskesmas Banda Elly dan Hollat, didistribusikan melalui Puskesmas Elat menuju Yamtel barulah dilanjutkan ke Banda Elly dan Hollat. 

Proses penyaluran yang sama berlaku juga untuk Puskesmas Larat dan Weduar, dimana penyalurannya dilakukan melalui Puskesmas Elat. Hal itu lantaran kondisi alam yang tidak memungkinkan (cuaca buruk). 

Sedangkan untuk Puskesmas Fer, proses distribusi vaksin dilakukan melalui pelabuhan Mastur (Kecamatan Kei Kecil Timur). Untuk wilayah Kei Kecil, proses penyalurannya akan langsung diantar ke puskesmas masing-masing. 

"Sarana pada setiap puskesmas sudah siap, baik mobil puskesmas, roda dua dan kendaraan laut kami siapkan untuk mendukung proses vaksinasi di daerah ini," tandas Notanubun. (Ghege) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar