Marrin News

Hari Kesaktian Pancasila: Bupati MTH Ajak ASN Tingkatkan Etos Kerja

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun Memberikan Arahan Pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020. Foto/GG.

Langgur, Marrinnews.com – Hari ini, Kamis (1/10/2020), bangsa Indonesia memperingati hari Kesaktian Pancasila, setelah sehari sebelumnya mengenang korban tragedi G30S/PKI. 

Di Maluku Tenggara, upacara dalam rangka peringatan hari Kesaktian Pancasila dilangsungkan di lapangan upacara Kantor Bupati setempat dengan melibatkan jajaran ASN Lingkup Pemkab Malra dan Pimpinan Forkopimda. 

Pada momentum ini, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun bertindak selaku Pimpinan upacara.

Dalam arahannya, Bupati menjelaskan makna peringatan 1 Oktober 'Hari Kesaktian Pancasila'. Menurut Thaher, momen ini memberi kesempatan refleksi dan mengenal kembali Pancasila sebagai falsafah serta ideologi bangsa. Termasuk arti Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

“Pada prinsipnya, peringatan hari ini mengingatkan kita akan Kesaktian Pancasila yang mana telah teruji walau sedang diterpa dinamika sosial politik. Pada tahun 1965 Pancasila lolos uji kesaktian, dan insya Allah saat ini dan kedepan Pancasila akan tetap teruji kesaktiannya,” kata Hanubun.

Bupati ungkap,  peringatan hari Kesaktian Pancasila kali ini dilaksanakan dalam situasi pandemi COVID-19. 

Lantas ditengah kondisi itu, kata dia, jajaran ASN lingkup Pemkab Malra ditantang dan diuji semangat kejuangannya, kepatuhan, kedisplinan kerja serta kematangannya untuk mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.

Senada hal itu, Thaher meminta jajaran aparatur sipil negara di lingkup Pemkab berjuluk Larvul Ngabal bekerja lebih kreatif dan inovatif sebagai team work untuk mewujudkan tugas dan fungsi setiap perangkat daerah.

“Sekecil apapun yang kita lakukan dengan penuh keikhlasan dan komitmen untuk membangun, pastinya akan berkontribusi positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Hanubun, keberadaan Maluku Tenggara hingga tahun depan masih diperhadapkan pada tantangan yang tidaklah  mudah, bahkan sulit ditanggulangi. Meski demikian, ia mengklaim, situasi tersebut akan dapat terlewati apabila setiap ASN memiliki daya juang dan kerja keras yang tinggi.

“Saya sungguh memahami bahwa berbagai kebijakan terkadang menimbulkan pro dan kontra. Tetapi perlu diingat bahwa perbedaan itu adalah rahmat dan hal yang biasa, dan bukan menjadi pemicu jurang pemisah antar kita sebagai satu kesatuan masyarakat Evav,” ujarnya.

Bagi Thaher, pilihan kebijakan-kebijakan dimaksud hanyalah metode atau cara untuk mencapai tujuan, yang pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat.

“Atas hal itu, saya meminta seluruh ASN di daerah ini untuk terus meningkatkan kapasitas diri.Selain itu, harus menjadi garda terdepan dalam menjelaskan visi dan misi Pemda, program dan kebijakan yang ditempuh, termasuk menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan ilmu dan pengetahuan dan berbagai regulasi, dan  bukan sebaliknya menjadi bagian dari konflik,” pintanya.

Orang nomor satu Malra ini berpesan, setiap elemen masyarakat dapat memaknai nilai-nilai Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat setiap hari. Dengan begitu, kesatuan dan persatuan bangsa akan tetap terjaga.

"Nilai-nilai Pancasila harus tetap tumbuh dalam diri setiap warga masyarakat untuk menggerakkan persatuan, kepedulian dan saling berbagi rasa, memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan,” ucapnya.

“Terima kasih dan rasa syukur juga saya ucapkan atas segala dukungan dan partisipasi semua pihak, terutama jajaran SKPD, atas berbagai kebijakan dalam kerangka peningkatan ketahanan pangan, implementasi pengetatan protokol kesehatan, dan ketahanan ekonomi masyarakat di masa pandemi COVID-19 saat ini,” tandas Hanubun. (Gerryngamel/MN)

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar