Marrin News

Duta Parenting Maluku Kunjungi Bumi Larwul Ngabal

Duta Parenting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail Menyuapi Makanan pada Salah Satu Anak di Ohoi Mastur-Kecamatan Kei Kecil Timur saat Melakukan Kunjungan di Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (25/10/2020). FOTO/Ghege.

Langgur, Marrinews.com - Duta Parenting (Perangi Stunting) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail melakukan kunjungan di negeri berjuluk Larwul Ngabal, Kabupaten Maluku Tenggara. 

Kunjungan Duta Parenting di Kabupaten Maluku Tenggara berlangsung selama dua hari. Dimana pada Minggu (25/10/2020), Istri Gubernur Maluku Murad Ismail ini berkunjung ke ohoi (desa) stunting di wilayah Kei Kecil, seperti Rumadian-Kecamatan Manyeu, Ohoi Dian Darat-Kecamatan Hoat Sorbay dan Ohoi Mastur-Kecamatan Kei Kecil Timur. 

Selanjutnya pada Senin (26/10/2020, Bunda Widya berada di wilayah Pulau Kei Besar. Ohoi-ohoi yang dikunjungi, diantaranya Ohoi Uwat, Ohoi Mun Essoy, Ohoi Watsin dan Ler Ohoilim. Kunjungan ini sendiri sebagai bentuk keseriusan Duta Parenting Maluku dalam memerangi stunting. 

“Ini sebagai bentuk kepedulian saya kepada masyarakat Maluku Tenggara, sekaligus bersilaturahmi dan berbagi kasih untuk meningkatkan derajat kesehatan dan memerangi stunting di Maluku,” jela Bunda Widya dalam sambutannya di Ohoi Mastur-Kecamatan Kei Kecil Timur, Minggu (25/10/2020). 

Widya mengungkapkan, sesuai data yang diterimanya, angka stunting di Kabupaten Maluku Tenggara mengalami penurunan yang cukup signifikan. Salah satunya seperti di ohoi Mastur. 

Di ohoi ini pada tahun 2019, tercatat sebanyak 19 orang anak terkena stunting. Meski begitu, diawal tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 15 orang dan di akhir bulan Oktober tersisa 8 orang. 

"Dengan adanya penurunan ini, itu artinya masyarakat sudah mulai sadar dan tidak menginginkan lagi adanya anak stunting. Untuk itu, mulai hari ini saya mengajak setiap warga setempat untuk berkomitmen memerangi stunting. Mari kita bersama potong pela (menghentikan, red) stunting di daerah ini," pintanya. 

Senada hal itu, Widya menghimbau kepada masyarakat di seantero Kabupaten Maluku Tenggara untuk dapat memanfaatkan dan mengutamakan potensi protein dan karbohidrat yang ada di daerah ini. 

Hal itu mengingat, kata dia, stunting atau gagal tumbuh dari anak, diakibatkan oleh adanya kebiasaan pola asupan makanan yang tak bergizi dan pola asuh dari orang tua itu sendiri. 

"Disini tentu banyak sekali ikan sebab sepanjang perjalanan tadi saya lihat banyak sekali yang berjualan ikan di pingir-pinggir jalan. Apalagi daerah ini pada umumnya berada di daerah pantai. Nah, ikan itu sangat kaya dengan protein, dan tentunya asupan ikan ini sangat baik bagi gizi anak, harus  di manfaatkan, “ ujarnya. 

“Ikan mengandung Omega tiga yang tinggi dan baik bagi pertumbuhan otak anak. Kalau anak-anak banyak makan ikan, mereka akan cerdas. Biasakanlah anak-anak kita untuk gemar makan ikan. Para orang tua harus memberi asupan makanan yang bergizi, seperti sayur dan ikan. Jangan biasakan memberi makan anak dengan makanan seperti mie instan, karena itu tidak sehat,” tegasnya.

Widya berharap, kelak ketika dirinya kembali mengunjungi Kabupaten Maluku Tenggara, tidak ada lagi anak stunting di daerah ini. 

"Insya Allah, hari ini saya bisa hadir disini dan sangat bangga karena angka stunting sudah berkurang. Untuk itu, mari kita senantiasa bersama-sama cegah stunting. Insya Allah, jika saya hadir kembali disini, saya tidak lagi bicarakan stunting," tandasnya. 

Dalam kunjungan tersebut, Isteri Gubernur Maluku ini turut menyerahkan beberapa paket bantuan berupa, buku resep pangan lokal untuk anak stunting, penyerahan sertifikat suami siaga, pemasangan PIN dan penyerahan kartu pemantauan tambah darah kader Remaja peduli stunting. Selain itu, Bunda Widya juga membagi-bagikan bantuan berupa uang stimulan makanan bagi anak-anak. (Ghege) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar